Limbah PT KMB Diduga Cemari Lingkungan, LAI Kalteng : Produksinya Harus Diberhentikan?

Limbah PT KMB Diduga Cemari Lingkungan, LAI Kalteng : Produksinya Harus Diberhentikan?

Kanalvisual.com - Kota Waringin Timur, Kalteng - Adanya limbah cair milik PT. KMB Wilayah 1 yang dihasilkan dari sisa proses produksi pembuatan minyak kelapa sawit sangat mengkawatirkan warga Desa Rantau Tampang, Kec. Telaga Antang, Kab. Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah. Limbah tersebut diduga merusak ekosistem, serta habitat hewan, termaksud Masyarakat sekitar yang berada di sekitaran Sungai Mentaya.

 Ketua DPD Lembaga Aliansi Indonesia Kalimantan Tengah (LAI-Kalteng), Sri Rahayu (Tiwau) menuturkan bahwa, pihaknya sudah melakukan investigasi langsung ke lokasi yang disinyalir adanya dugaan pembuangan limbah, hasilnya limbah sisa pengolahan biji sawit masih terjadi dan kabarnya ini sudah terjadi lama.

 "Pembuangan limbah cair yang telah dilakukan pihak PT. KMB kami nilai cukup keliru, karena seolah tidak ada penyaringan dan pengawasan dari pihak terkait, sehingga sangat mencemari aliran sungai dan lingkungan di sekitarnya," ungkap Tiwau, sapaan akrabnya, Senin (03/04/2023).

Pemerintah Daerah atau Provinsi dan Aparat Penegak Hukum terkait, lanjut Tiwau, bisa segera turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi pengelolaan limbah cair PT. KMB tersebut, apakah sudah sesuai standar atau belum, termaksud memintai keterangan masyarakat sekitar.

"Kita mendesak pengawasan segera dilakukan, meskipun beberapa tahun lalu sudah dilakukan. Kami mencurigai adanya kelalaian yang dilakukan pihak perusahaan. Apalagi hal ini sudah terjadi cukup lama. Dalam waktu dekat ini temuan tersebut akan kita laporkan secara rermi kepada instansi terkait, kalau terbukti agar izin produksinya harus diberhentikan, termaksud agar di proses secara pidana," ujarnya.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Staff Humas PT. KMB, IS, melalui pesan WhatsApp, hingga kini belum bersedia membalas untuk memberikan klarifikasi atas keluhan masyarakat dan temuan pihak LAI Kalteng.  (Red).