Manajemen Pemerintahan Dalam Pembangunan Desa di Desa Lemahabang

Manajemen Pemerintahan Dalam Pembangunan Desa di Desa Lemahabang

Kanalvisual.com - Karawang, Jawa Barat.

Nama    : Gusmatumi                                    Jurusan : Manajemen, Semester 6        Mahasiswi STIE Pembangunan Tanjung Pinang Nim        : 20612061

Abstrak

Ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa diharapkan dapat membawa paradigmabaru dalam pembangunan, mampu mengubah cara pandang pembangunan, bahwa kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi tidak selamanya berada di kota atau perkotaan, tetapi dalam pembangunan yang merata semua lapisan masyarakat yang dimulai dari Pemerintahan Desa.

Desa menjadi bagian terdepan dari upaya gerakan pembangunan yang berasal dari prakarsa masyarakat, guna mencapai kesejahteraan dan kemakmuran, sekaligus berkeadilan dan berkesinambungan. Oleh karena itu Peneliti tertarik untuk meneliti tentang Manajemen Pemerintahan Desa di Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.

Abstract

It is hoped that the enactment of Law Number 6 of 2014 concerning Villages can bring a new paradigm in development, be able to change the perspective of development, that economic prosperity and prosperity are not always in cities or urban areas, but in development that is evenly distributed to all levels of society starting from village administration.

The village is at the forefront of the efforts of the development movement originating from community initiatives, in order to achieve prosperity and prosperity, as well as justice and sustainability. Therefore researchers are interested in researching Village Government Management in Lemahabang Village, Lemahabang District, Karawang Regency.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Peneliti menggunakan teori manajemen pemerintahan dari Ndhara yaitu perencaan, penggorganisasian, penggerakan dan pengawasan.Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan informan Kepala Desa Lemahabang,  Sekdes Desa Lemahabang, Kaur Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dusun dan dua orang masyarakat Desa lemahabang.

Pembahasan 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pemerintah dalam pembangunan desa di Desa Lemahabang dilihat dari perencanaan belum efektif karena masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana pembangunan desa dalam pelaksanaan manajemen pembangunan desa masih belum efektif. Hal ini terlihat dari SDM aparatur pemerintah yang dimiliki belum kompeten sehingga pembagian kerja dalam pelaksanaan pembangunan belum berjalan maksimal, penggerakan belum efektif karena belum ada kejelasan tentang desa. teknik pembangunan dan sudah berapa lama pembangunan desa dilaksanakan dan pengawasan masih belum efektif. Hal ini terlihat dari kurangnya tindak lanjut hasil pengawasan yang telah dilakukan baik internal maupun eksternal sehingga hasil pembangunan desa tidak dapat diketahui.

Kesimpulan 

Manajemen pemerintahan disebut manajemen public merupakan suatu upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan publik dengan menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia. Unsur manajemen menjadi unsur penting dalam penyelenggaraan organisasi, baik organisasi sektor swasta maupun dalam sektor publik seperti organisasi pemerintahan. Manajemen pada sektor publik yang diangkat dari manajemen sektor swasta tidak menjadikan orientasi tujuan dan pelaksanaan pada organisasi sektor publik menjadi sama dengan sektor swasta. (Red).

Kata Kunci : Manajamen Pemerintahan, Pembangunan Desa Lemahabang