Mahasiswa KKN UM Metro Laksanakan Bimbingan Belajar bagi Siswa di Tiyuh Penumangan

Mahasiswa KKN UM Metro Laksanakan Bimbingan Belajar bagi Siswa di Tiyuh Penumangan

Kanalvisual.com - Tiyuh Penumangan, Tulang Bawang Tengah - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Metro Kelompok 31 menghadirkan Teras Edukasi, sebuah program bimbingan belajar yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Program Teras Edukasi merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UM Metro di bidang pendidikan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan belajar tambahan kepada anak-anak di luar jam sekolah, membantu siswa memahami materi pembelajaran, menyelesaikan tugas sekolah, serta meningkatkan motivasi dan semangat belajar.

Program Teras Edukasi mulai dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN melakukan persiapan tempat dan koordinasi terkait kegiatan bimbingan belajar. Mahasiswa juga melakukan sosialisasi kepada siswa mengenai keberadaan program serta jadwal pelaksanaannya. Kegiatan bimbingan belajar dilaksanakan di Balai Sesat yang digunakan sebagai tempat pembelajaran. Pemilihan lokasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang nyaman dan mudah dijangkau oleh siswa di lingkungan Tiyuh Penumangan.

Sejak dimulai pada 1 Agustus 2026, Teras Edukasi dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini terbuka bagi siswa SD dan SMP yang ingin mendapatkan pendampingan belajar tambahan. Pelaksanaan Teras Edukasi secara rutin setiap Jumat dan Sabtu diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan selama program KKN berlangsung. Mahasiswa KKN UM Metro berharap kegiatan ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang positif.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan di Tiyuh Penumangan. Dengan adanya ruang belajar tambahan yang dilaksanakan secara rutin, anak-anak diharapkan memiliki kesempatan untuk belajar, bertanya, berdiskusi, dan mengembangkan potensi mereka di luar kegiatan pembelajaran di sekolah. (Karyono).