Sistem Silang dan Kunjungan Korwil Warnai TKA di UPT SDN 007 Pangkalan Baru, 18 Siswa Buktikan Kemampuan Terbaik
Kanalvisual - Siak Hulu - Kampar - Riau | UPT SDN 007 Pangkalan Baru, Kabupaten Kampar, resmi menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk 18 siswa kelas VI dari total 192 siswa yang tersebar dari kelas I hingga kelas VI. Pelaksanaan TKA berlangsung selama dua hari — Rabu, 29 April 2026 difokuskan pada mata pelajaran Matematika, dan Kamis, 30 April 2026 pada Bahasa Indonesia. Sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Karnida, S.Pd., ini membagi pelaksanaan di gelombang ke 4 dengan dua sesi per hari, masing-masing sesi diikuti oleh 9 siswa — memastikan setiap peserta mendapat ruang yang cukup untuk berkonsentrasi penuh dalam mengerjakan soal.
Salah satu keunggulan pelaksanaan TKA di SDN 007 Pangkalan Baru adalah penerapan sistem pengawasan silang. Pengawas yang bertugas di ruang ujian bukan berasal dari internal SDN 007 sendiri, melainkan didatangkan dari SDN 002 Pangkalan Baru. Sistem silang ini diterapkan sebagai langkah strategis untuk memastikan objektivitas dan integritas pelaksanaan asesmen terjaga sepenuhnya, menghindari potensi keberpihakan yang dapat mempengaruhi hasil tes secara tidak fair. Langkah ini mencerminkan komitmen SDN 007 Pangkalan Baru dalam menjunjung tinggi kejujuran akademik sebagai nilai yang tidak bisa dikompromikan.

Pelaksanaan TKA hari pertama juga mendapat perhatian langsung dari Koordinator Wilayah (Korwil) Siak Hulu yang hadir melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Kehadiran Korwil pada hari pertama pelaksanaan menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan TKA yang berlangsung tertib dan sesuai standar nasional. Selain itu, Ormas Lembaga Cakra Indonesia (LCI) juga turut memberikan perhatian dengan hadirnya Ketua Umum Sunggul Manalu bersama Sekretaris Umum Tri Wahyudi langsung ke sekolah sebagai wujud kepedulian dan apresiasi atas terselenggaranya asesmen akademik nasional tersebut. Kehadiran semua pihak tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah Karnida, S.Pd., dan menjadi penyemangat berharga bagi seluruh warga sekolah.
Kepala Sekolah Karnida, S.Pd., menjelaskan bahwa TKA memiliki peran strategis yang jauh melampaui sekadar asesmen rutin. Bagi sekolah, hasil TKA menjadi gambaran nyata tentang capaian prestasi akademik siswa secara terukur dan objektif — cermin jujur tentang kualitas pembelajaran yang telah berlangsung. Karnida juga menjelaskan bahwa TKA pada hakikatnya merupakan pengganti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang sebelumnya dilaksanakan di kelas V, kini digelar untuk siswa kelas VI dengan cakupan yang lebih komprehensif mengukur kemampuan numerasi dan literasi siswa secara mendalam. "TKA memberikan kami gambaran yang jelas tentang posisi akademik siswa kami. Dari sini kami bisa merancang program pembelajaran yang lebih tepat dan berkualitas ke depannya," ujar Karnida.

Salah satu keistimewaan TKA yang menjadi motivasi tersendiri bagi para siswa adalah pemberian sertifikat TKA kepada setiap peserta yang telah menyelesaikan asesmen. Sertifikat resmi ini menjadi dokumen berharga yang dapat menjadi bukti capaian akademik dan berpotensi digunakan dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di jenjang SMP. Meski jumlah peserta TKA di SDN 007 Pangkalan Baru tergolong lebih kecil, semangat dan keseriusan yang ditunjukkan seluruh warga sekolah tidak kalah besar — membuktikan bahwa komitmen terhadap kualitas pendidikan tidak pernah bergantung pada skala, tetapi pada ketulusan dan kesungguhan seluruh insan pendidikan yang terlibat. (Red/kv/tw)


