Wujudkan Swasembada Pangan, AKP Asdisyah Mursid Tinjau Lahan Jagung Dua Hektare di Desa Kayu Aro
Kanalvisual.com - Kampar Utara - Kampar - Riau | Kepolisian Sektor (Polsek) Kampar mempertegas komitmennya dalam mengawal program swasembada pangan nasional secara berkesinambungan di tingkat pedesaan. Langkah konkret tersebut dibuktikan langsung oleh Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursid, S.H., yang turun ke lapangan memimpin pengecekan berkala tanaman jagung pipil pada Kamis (18/06/2026). Agenda pemantauan sektor pertanian ini dipusatkan di area lahan ketahanan pangan program Asta Cita, Desa Kayu Aro, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar.
Kegiatan monitoring ketahanan pangan tersebut dilaksanakan bersama Bhabinkamtibmas Desa Kayu Aro dan Desa Sawah, Aipda Romy Chandra. Kehadiran personel Polri di tengah area persawahan ini mengemban misi penting sebagai bentuk fungsi pendampingan dan pengawasan melekat terhadap aktivitas kelompok tani binaan. Pengawalan intensif ini dirancang guna menyukseskan program prioritas pemerintah pusat di bidang ketersediaan pangan strategis daerah.
Objek pengecekan fisik dilakukan pada hamparan lahan produktif milik Pemerintah Desa Kayu Aro yang dikelola secara kolektif oleh Kelompok Tani Hijrah Lestari dengan total luas mencapai sekitar dua hektare. Komoditas tanaman jagung pipil yang dibudidayakan di atas lahan tersebut ditanam dengan menghabiskan kebutuhan benih sekitar 30 kilogram bibit. Berdasarkan data administrasi kelompok tani, komoditas ini telah memasuki usia tanam 36 hari sejak ditanam perdana pada 13 Mei 2026 lalu.
Berdasarkan hasil evaluasi dan pemeriksaan visual menyeluruh di lapangan, kondisi tegakan tanaman maupun sanitasi lahan dilaporkan berada dalam keadaan yang sangat baik dan terawat. Hingga pertengahan bulan Juni ini, petugas tidak menemukan adanya kendala teknis yang berarti, baik dari serangan hama endemik maupun masalah pengairan, sehingga pertumbuhan jagung dinilai cukup optimal. Dengan penerapan jarak tanam presisi 30 x 50 sentimeter, komoditas ini diproyeksikan memasuki masa panen raya pada Agustus hingga September 2026 mendatang.

Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursid, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan aktif jajaran kepolisian dalam sektor agrikultur merupakan implementasi nyata dukungan korps Bhayangkara terhadap Program Asta Cita Pemerintah. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis yang sangat luas, di mana polisi tidak hanya dituntut untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) semata, melainkan wajib menjadi motor penggerak pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Di sela-sela peninjauan kebun jagung tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Romy Chandra juga memanfaatkan momentum untuk menyampaikan imbauan kamtibmas yang persuasif kepada warga dan aparatur pemerintah desa setempat. Petugas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat jalinan sinergitas dengan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan secara swakarsa. Kondisi lingkungan yang kondusif dinilai menjadi modal utama agar produktivitas petani tidak terganggu.
Pemerintah desa dan kelompok tani menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi atas keaktifan Kapolsek Kampar bersama personel Bhabinkamtibmas yang dinilai sangat merakyat. Kehadiran polisi di ladang-ladang warga terbukti efektif memberikan rasa aman sekaligus memicu kembali semangat kerja para petani lokal untuk mengoptimalkan hasil bumi. Masyarakat diajak untuk menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama penopang perekonomian daerah.
Rangkaian kegiatan pengecekan berkala tanaman jagung pipil di Desa Kayu Aro ini berlangsung dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar hingga akhir acara. Seluruh rangkuman data perkembangan komoditas pertanian ini akan dihimpun secara berkala sebagai bahan draf pelaporan program ketahanan pangan berjenjang. Polsek Kampar memastikan akan terus mengawal dan mendampingi kelompok tani Hijrah Lestari secara kontinu hingga masa panen raya selesai dilaksanakan. (red/kv/tw)


