Duduk Sama Rendah, Kalapas Makan Bersama Warga Binaan: Keluarga Tak Akan Rusak Rumah Sendiri

Duduk Sama Rendah, Kalapas Makan Bersama Warga Binaan: Keluarga Tak Akan Rusak Rumah Sendiri

Kanalvisual.com – Bandar Lampung – Lampung
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Jumat (9/1), usai pelaksanaan senam pagi. Kepala Lapas Ike Rahmawati bersama pejabat struktural dan staf duduk berbaur menikmati santap pagi bersama ratusan warga binaan di Lapangan Futsal.

Momen makan bersama ini menjadi pemandangan tidak biasa, karena menghapus sekat hierarki antara petugas dan warga binaan. Mereka duduk sejajar, menyantap hidangan yang sama, disertai canda tawa yang mencairkan suasana.

Ike Rahmawati menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar makan bersama, melainkan bagian dari pendekatan humanis untuk menanamkan rasa kebersamaan dan saling menghargai di dalam lingkungan Lapas.

“Hari ini tidak ada sekat, kita duduk sama rendah, makan makanan yang sama. Kita adalah satu keluarga besar di rumah ini,” ujar Ike di hadapan warga binaan.

Menurutnya, rasa dimanusiakan dan dihargai menjadi kunci penting dalam proses pembinaan, agar warga binaan tidak merasa terasing, tetapi menjadi bagian dari komunitas yang saling menjaga.

Namun di balik suasana hangat itu, Ike juga menyampaikan pesan tegas. Ia mengingatkan bahwa sebagai keluarga, seluruh penghuni Lapas memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

“Karena ini rumah kita, tidak ada keluarga yang mau merusak rumahnya sendiri. Keluarga tidak akan melanggar aturan di rumahnya sendiri,” tegasnya, yang langsung disambut tepuk tangan warga binaan.

Pendekatan persuasif dan kekeluargaan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dari dalam diri warga binaan untuk patuh terhadap aturan, bukan karena takut, tetapi karena merasa memiliki dan bertanggung jawab.

Kalapas juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun iklim pembinaan yang manusiawi, tegas namun berkeadilan, demi menciptakan Lapas yang aman, tertib, dan berorientasi pada perubahan perilaku. (Redaksi)