Dugaan Penyimpangan ADD TA. 2023-2025 Oknum Kakam dan Pihak Terkait Diduga Main Mata

Dugaan  Penyimpangan ADD TA. 2023-2025  Oknum Kakam dan  Pihak Terkait Diduga Main Mata

Kanalvisual.com - Way Kanan, Lampung - Hasil pantauan di Lokasi serta konfirmasi kepada narasumber, sejumlah warga Kampung Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan.

Dugaan penyimpangan anggaran semakin menguat. Namun anehnya sampai saat Ini, Oknum Kepala Kampung, Eka Buana Pura belum tersentuh oleh hukum.

Tim Monep dari Kecamatan Gunung Labuhan yang mengaku sudah melakukan Monef pada kegiatan di Kampung Tersebut ,,Apakah dengan fakta di lapangan hal tersebut tidak ada masalah.

Pertanyaannya, apa yang di lakukan Tim Monep?? sekedar cek&ricek ke lokasi lalu berakhir dengan main mata ,,atau  jangan jangan Tim Monep,, justru sakit mata.

Berikut hasil  temuan tim media saat turun ke  Lapangan, diduga kuat tindak Pidana Korupsi, terkait. 

Kegiatan                   : Pembangunan Kampung

​Jenis Kegiatan         : Pemb. Rabat Beton

​Lokasi Kegiatan       : Dusun l dan ll

​Volume                      : 3 x 245 Meter

​Jumlah Biaya            : Rp. 169.544000,.

​Sumber Biaya           : APBK Tahun 2025.

​Waktu Pelaksanaan : 60 Hari 

​Pelaksana TPKK / PPBJ 

​Pengawas                 : BPK Labuhan Jaya.

Terkait: 

​Adukan tidak Sesuai Sentandar Operasional Prosedur (SOP)Sebagai mana dimaksud, (123) yaitu, Satu sak Semen, Dua Lorry pasir dan Tiga Lorry Batu 1/2 Layaknya adukan CORAN RABAT BETON,

​Namun adukan yang digunakan adalah, Satu Delapan (1-8) yakni Satu Zak Semen Jakarta, Lima Lorry pasir dan tiga lorry batu ukuran 2/3 dan 3/5.

​tidak mencukupi Ketebalan Rabat Beton atau tidak Sesuai (RAB) 15 c'M.

​Total Material Rabat Beton Sepanjang, 245 Meter kali 3 Meter (3x245 M), Jumlah Material 200 Sak Semen, 15 damp.  truk Pasir, 20 damp truk Batu 2/3 dan 3/5.

​Tidak menggunakan batu split 1/2

​Batu yang digunakan, batu split ukuran 2/3 dan batu split ukuran 3/5.

​Adukan tidak menggunakan alas dasar terpal / plastik. ​Waktu Pengerjaan 60 Hari kerja, namun fakta dilapangan hanya 14 Hari kerja.

​Terkait:

​Rabat Beton 3 x 200 Meter ADD 2024 Lokasi dusun ll Labuhan jaya, ternyata hanya 2,5 x 200 Meter, belum satu tahun sudah hancur. 

​Jenis kegiatan: Pemb. Rabat Beton

​Volume: 3 x 200 M. fakta dilapangan hanya mencapai 2,5 x 200 Meter.

​Lokasi: Dusun ll

​Biaya:  Rp. 164.995000,.

​Waktu pelaksanaan: 60 Hari kerja fakta dilapangan hanya mencapai 10 Hari kerja.

​Jumlah Meterial, 200 sak Semen, 25 damp. truk pasir, 35 damp. truk Batu.

​Pembukaan Badan Jalan (5 x 800 M.) Dusun III TA.2024. Diduga luas badan jalan tidak mencukupi (SOP)

​Salah Seorang Warga Dusun Tiga inisial (NK) menyatakan dipintai uang sebesar ( Rp. 3.000,000,.) tiga juta rupiah, dalih pembangunan jembatan, (NK) merasa dirugikan.

​BUMDES sebesar, Rp.141.000,000. Tahun Anggaran, 2025 diduga fiktif.

Oknum Kakam Eka Buana Putra, saat di Konfirmasi, oleh Tim media tidak memberikan tanggapan, hanya bilang, akan saya Kordinasikan dulu ,,(Wah siapa dibelakang penyalahgunaan wewenang jabatan serta penyimpangan anggaran yang akan dikordinasikan oleh. Eka Buana Putra.

Dengan Prihal tersebut ,, Patut diduga Adanya Penyalahgunaan Wewenang Jabatan serta Penyimpangan Anggaran ,,Secara Bersama Sama Korupsi Berjama,ah. (Tim/Red).