Semarak HUT RI ke-81 di Kecamatan Batu Ketulis, Olahraga dan Budaya Bersatu Pererat Persaudaraan
Kanalvisual com - Lampung Barat - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 mulai terasa di Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat. Berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk melibatkan masyarakat, pekon dan instansi melalui rangkaian olahraga, seni, budaya hingga bela diri.
Rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Kecamatan Batu Ketulis, Sabtu, 15 Agustus 2026 dan Senin, 17 Agustus 2026.
Camat Batu Ketulis, Heriyanto, S.Kom., bersama Ketua TP PKK Batu Ketulis Sulastri, turut mengajak masyarakat untuk menyukseskan dan memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81.
Pada Sabtu (15/8/2026), kegiatan diawali dengan Lomba Senam antarp pekon dan instansi yang dimulai pukul 07.00 WIB melalui gerakan “Senam Lampung Berjaya”.
Selanjutnya pukul 09.00 WIB digelar Lomba Nyambai antarp pekon dan instansi melalui gerakan “Nyambai Bersama”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat persaudaraan sekaligus menjaga kelestarian budaya Lampung Barat.
Kemudian pada Senin (17/8/2026), mulai pukul 10.00 WIB, masyarakat akan disuguhkan atraksi empat perguruan pencak silat se-Kecamatan Batu Ketulis.
Rangkaian tersebut sekaligus dimeriahkan dengan pagelaran seni Jaranan “Lestari Setio Budoyo”.
Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kecamatan Batu Ketulis, Murtoyo, yang juga merupakan Peratin Pekon Batu Kebayan, mengatakan bahwa bela diri memiliki nilai sejarah yang erat dengan perjuangan bangsa Indonesia.
“Bela diri ini sangat berperan dalam kemerdekaan Republik Indonesia. Ikut mengambil bagian dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, semangat bela diri perlu terus kita tanamkan kepada generasi muda sebagai bagian dari nilai perjuangan, keberanian, kedisiplinan dan cinta tanah air,” ujar Murtoyo.
Menurutnya, selain menjadi wadah olahraga dan pembinaan generasi muda, bela diri juga mengandung nilai-nilai perjuangan yang relevan untuk terus diwariskan kepada generasi penerus.
Murtoyo juga menyoroti pentingnya pelestarian kesenian dan budaya tradisional yang diwariskan para leluhur.
“Seluruh kegiatan kesenian dan budaya yang kita tampilkan ini adalah salah satu peninggalan leluhur yang perlu sama-sama kita lestarikan. Jangan sampai budaya yang menjadi identitas kita hilang ditelan perkembangan zaman,” katanya.
Ia menilai pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama, terutama generasi muda, agar berbagai kesenian dan tradisi daerah tetap hidup serta dikenal oleh generasi berikutnya.
Melalui rangkaian HUT RI ke-81 tersebut, panitia berharap perayaan kemerdekaan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan nilai kebangsaan, memperkuat persatuan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah.
“Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai ruang untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya daerah, serta membangun semangat bersama untuk kemajuan Batu Ketulis dan Lampung Barat,” pesan Murtoyo.
Ia mengajak seluruh masyarakat Batu Ketulis untuk hadir dan menyukseskan rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan dan semangat gotong royong.
“Dari kebersamaan, lahir kekuatan. Dari persatuan, kita wujudkan kemajuan,” tegasnya.
Dengan perpaduan olahraga, Nyambai, pencak silat dan Jaranan, peringatan HUT RI ke-81 di Batu Ketulis diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan semangat kemerdekaan, mempererat persaudaraan serta menjaga warisan leluhur.
Sehat bersama, Indonesia bersatu. Lestarikan budaya, kuatkan persaudaraan, dan lanjutkan semangat perjuangan para pendahulu untuk membangun Batu Ketulis dan Lampung Barat yang maju serta berbudaya. (Adung).


