Terhalang Material Longsor, Tim MHP Serahkan Bantuan Lewat Koordinator Posko
Kanalvisual.com - Agam - Sumatera Barat - Upaya kemanusiaan kembali diuji di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Barat. Tim Media Humas Polri (MHP) Wilayah Riau yang dipimpin Syofiandri, Minggu (7/12/2025), semula berangkat untuk menyerahkan bantuan langsung kepada warga terdampak banjir bandang (galodo) di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Namun perjalanan mereka sempat tertahan hingga tiga jam akibat material longsor yang menutup akses utama.
Rombongan MHP berangkat sejak pagi dengan tujuan mengantar bantuan untuk warga di beberapa kanagarian yang terdampak galodo. Saat melintas di jalur Kampung Pisang menuju Panta, tepatnya di Jalan Binuang Koto Panjang Kecamatan IV Koto, longsor susulan kembali terjadi. Akses tertutup total dan tim tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju posko utama.
Dalam situasi tersebut, Ade Nofki selaku Koordinator Posko Media Kecamatan Matur sekaligus pemilik media mitrapolda.online mengambil alih penyaluran dengan menjemput tim MHP di lokasi terjebak. Bantuan berupa paket sembako akhirnya diserahkan langsung kepada Ade untuk kemudian didistribusikan kepada warga.
“Kami ingin meringankan sedikit beban saudara-saudara kita yang sedang diuji. Bantuan ini memang tidak seberapa, hanya paket sembako yang kami kumpulkan bersama rekan media. Semoga dapat sedikit membantu,” ujar Yandri dari MHP.
Yandri menjelaskan bahwa terdapat 40 paket bantuan yang disalurkan dan dibagi ke dua posko, masing-masing wilayah Solok dan Matur. Sebagian dari bantuan tersebut merupakan donasi dari para guru dan siswa di Kecamatan Tambang dan Siak Hulu. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian para donatur yang turut mendukung aksi kemanusiaan ini.
Menurut Yandri, kondisi terdampak paling parah berada di Kecamatan Palembayan. Hingga kini akses menuju wilayah tersebut masih terputus dan menyulitkan penyaluran bantuan. Sejumlah warga bahkan terisolir karena belum dapat dijangkau.
Sementara itu, Sumatera Barat masih berada dalam periode hujan lebat dengan intensitas tinggi. BMKG mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah pesisir, perbukitan, dan kepulauan yang rawan banjir serta longsor. Daerah yang diminta waspada antara lain Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, Lima Puluh Kota, serta Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat.
Cuaca ekstrem diperkirakan berlanjut beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri seiring meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.
“Semoga kondisi cepat pulih dan bantuan dapat menjangkau seluruh warga terdampak,” tutup Yandri. (Redaksi)
Sumber: Tim MHP


