Perbaikan Jalan Lingkar Kabupaten Lampung Barat di Pekon Bumi Agung Mengunakan Uang Masyarakat
Kanalvisual.com - Lampung Barat - Warga Pekon Bumi Agung, Kecamatan Belalau mengalang dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan rusak dan dikerjakan masyarakat sekitar secara bergotong royong, Kamis (13/02/2025).
Semangat bergotong royong masyarakat untuk memperbaiki jalan lingkar kabupaten yang sudah mengalami kerusakan cukup pernah selama 5 tahun lebih bahkan tidak ada perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat.
Perbaikan jalan yang dilakukan masyarakat secara swadaya di jalan Lingkar Kabupaten, Pekon Bumi Agung menuju Pekon Turgak patut diapresiasi sekaligus diacungi dua jempol oleh pemerintah daerah. Berkat semangat dan partisipasi warga, jalur jalan yang terletak di Pemamgku tiga (3) wilayah Bandak Gunung Kemala berjalan sukses.
“Pembangunan jalan Pemangku tiga (3) Pekon Bumi Agung bisa terwujud, karena semangat warga setempat dalam bergotong royong,” kata Pj. Peratin Bajuri ketika dihubungi di lokasi gotong royong.
Panjang jalan yang diperbaiki secara swadaya dan dikerjakan bergotong royong oleh warga sekitar tersebut kurang lebih panjang 100 meter, jalanyqng di perbaiki oleh masyarakat ini. Berfungsi selain untuk jalur alternatif juga sebagai prasarana sosial ekonomi yang cukup vital. Masyarakat dapat menggunakan jalan tersebut untuk aktifitas sehari-hari.
Pj Peratin, Bajuri dalam kesempatan mengapresiasi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada warga yang telah susah payah baik dari segi materil maupun tenaga untuk perbaikan jalan tersebut, untuk pendanaan pembangunan perbaikan secara swadaya. Terutama dari warga yang mempunyai kendaraan roda empat serta sumbangsih dari dana swadaya masyarakat setempat.
Semangat gotong royong dan pengorbanan dari masyarakat untuk mewujudkan jalan penghubung Pekon Bumi Agung - Pekon Turgak tersebut, sudah seharus mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah. Saya kagum pada kekompakan masyarakat di dua (2) pekon, yang mampu mempertahankan tradisi gotong royong. pungkasnya Bajuri. (Adung).

