Perpisahan Paud dan TK Pura Asih Tahun Ajaran 2022-2023 Diisi Berbagai Penampilan

Perpisahan Paud dan TK Pura Asih Tahun Ajaran 2022-2023 Diisi Berbagai Penampilan

Kanalvisual.com - Lampung Barat - Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Usia Dini (Paud) Pura Asih menggelar perpisahan di tahun 2023 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Senin (12/06/2023).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Sekolah Paud dan TK Pura Asih, Bunda Kristanti, Bunda Siti Wasitoh, Bunda Kastini, Peratin (Kades) Tugu Mulya, Susilo Haryanto, Camat Kebun Tebu yang diwakili Kasi Trantib, Dedi Gunawan, S.H, Kasi PMD Ruslan, S.E, Ketua LHP, Susanto dan Tokoh Masyarakat.

Puluhan siswa-siswi usia dini yang lulus menampilkan berbagai penampilan kesenian seperti bernyanyi paduan suara, menari dan lainnya yang terlihat menggemaskan.

Kepala Sekolah Paud dan TK Bunda Kristanti menyampaikan terima kasih atas dukungan orang tua murid atas terselenggaranya acara ini. Ini adalah hari terakhir pertemuan mendidik anak-anak yang lulus.

"Semoga anak-anak kami jadi anak yang sukses dan berprestasi di masa depan. Kami serahkan kembali putra-putri ibu. Mohon maaf jika ada kekurangan dan tidak berkenan di hati," ucap Tanti tersedu haru.

Peratin (Kades) Tugu Mulya, Susilo Haryanto, dalam sambutannya mengatakan, Pekon Tugu Mulya ini di bawah rata-rata dibandingkan pekon (desa) lainnya yang ada di Kecamatan Kebun Tebu, karena satu satunya Pekon yang tidak mempunyai fasilitas Pendidikan Negeri.

Yang mana Paud dan TK Pura Asih, untuk anggaran pertahunnya dianggarkan dari anggaran Dana Desa (DD). Padahal Pendidikan Usia Dini (Paud) dan Tingkat Kanak-Kanak (TK) lainnya ini adalah pondasi awal bagi anak untuk melanjutkan pendidikan yang akan datang.

"Setiap anak lahir seperti kertas polos yang perlu diwarnai. Susilo menegaskan tidak boleh anak TK dan sederajat belajar baca, tulis dan hitung. Di momen ini hanya bermain tujuannya," katanya.

"Mereka melatih otaknya sesuai minatnya masing-masing, jangan sampai anak dipaksa melakukan sesuatu sebelum waktunya. Kepada orang tua saat yang hendak melanjutkan sekolah SD diminta agar tetap dampingi seperti di TK. Ini namanya penguatan transformasi Paud dan TK ke SD," sambung Susilo.

Di tempat yang sama, Ruslan, S.E, Kasi PMP menyampaikan, di awal SD enam bulan pertama anak harus masih bermain seperti TK, banyak bermain tapi diarahkan. "Orang tua murid jangan terburu buru jika anaknya belum sampai umurnya. Paling matang masuk SD di usia 7 tahun. 6 tahun kalau belum ada kelebihan khusus tidak disarankan," tutupnya. (Adung).