Usai Sorotan Keras GN-PK Terkait Ketidaksesuaian Teknis, 3 Titik Proyek CV Zhiran Putra Manggala Ditinjau DPRD dan PUPR

Usai Sorotan Keras GN-PK Terkait Ketidaksesuaian Teknis, 3 Titik Proyek CV Zhiran Putra Manggala Ditinjau DPRD dan PUPR

Kanalvisual.com -  Lampung Barat - Tiga paket pekerjaan jalan yang dikerjakan CV Zhiran Putra Manggala ditinjau langsung oleh DPRD Lampung Barat dan Dinas PUPR, Rabu (17/12/2025).

Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut sorotan keras yang digaungkan Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) terkait dugaan kelalaian pembangunan dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis.

GN-PK menegaskan, apabila kelalaian terbukti, kontrak pekerjaan harus diputus. Peninjauan lapangan ini dinilai sebagai ujian awal atas kualitas pengawasan dan komitmen penegakan aturan.

*Peninjauan Lapangan Dilakukan Atas Sorotan Keras GN-PK*

Peninjauan lapangan dilakukan setelah GN-PK memberikan sorotan keras dan temuan hasil investigasi lapangan. Sorotan tersebut memuat dugaan pekerjaan amburadul dan pengurangan volume pada proyek jalan di bawah Dinas PUPR Bina Marga.

Turunnya DPRD dan PUPR disebut sebagai respons langsung atas sorotan keras tersebut. Peninjauan tidak dilakukan atas inisiatif internal, melainkan atas dorongan laporan masyarakat setempat yang juga menilai kualitas dari bahan material yang diragukan.

*Komisi III DPRD Turun Langsung ke Lokasi*

Dari unsur DPRD Lampung Barat Komisi III, peninjauan diikuti oleh Yogi Amajaya dan Rovi Komsen. Keduanya melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik jalan di beberapa titik.

Kehadiran DPRD dinilai penting untuk memastikan sorotan GN-PK tidak berhenti hanya di media sosial. Pemeriksaan visual dilakukan untuk mencocokkan kondisi lapangan dengan keadaan yang sebenarnya terjadi di lapangan secara teknis.

*Dinas PUPR Hadir sebagai Penanggung Jawab Teknis*

Dinas PUPR Bidang Bina Marga turut hadir dalam peninjauan tersebut. Pejabat yang turun ke lapangan antara lain Andri Yusuf, Muhammad Andi, dan Aldo.

Kehadiran PUPR dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban atas fungsi pengawasan teknis. Namun, temuan lapangan justru memperkuat dugaan lemahnya pengendalian mutu pekerjaan.

*Tiga Ruas Jalan Jadi Fokus Pemeriksaan*

Peninjauan difokuskan pada tiga ruas jalan yang sebelumnya diduga bermasalah, yakni:

1. Ruas Jalan Bungin – Gunung Terang

2. Ruas Jalan Purawiwitan – Muara Jaya I

3. Ruas Jalan Sekayan – Waras Sakti

Ketiga ruas tersebut merupakan bagian dari paket pekerjaan yang dikerjakan CV Zhiran Putra Manggala.

*GN-PK Tegaskan: Jika Lalai, Kontrak Harus Diputus*

GN-PK yang diwakili Iwan Zivaldi, Mario Cili Farerra, dan Sas Herianto menegaskan tuntutan tegas. Pekerjaan dinilai tidak boleh ditoleransi jika terbukti menyimpang.

“ Jika ditemukan kelalaian atau pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, kontrak harus diputus ,” disampaikan perwakilan GN-PK di lokasi peninjauan.

GN-PK menilai kelalaian teknis bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan potensi pelanggaran serius yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

*Kemenangan Tiga Paket Dinilai Perlu Dievaluasi Ulang*

Sebelumnya, CV Zhiran Putra Manggala diketahui memenangkan tiga paket pekerjaan di Dinas PUPR Bina Marga. Fakta ini kembali dipertanyakan setelah kualitas pekerjaan dinilai bermasalah.

GN-PK menilai evaluasi harus dilakukan menyeluruh, mulai dari proses lelang hingga pelaksanaan fisik. Dugaan kelalaian dinilai tidak bisa dilepaskan dari proses pengadaan.

*Desakan Evaluasi dan Langkah Hukum Menguat*

GN-PK menegaskan bahwa peninjauan lapangan harus diikuti langkah konkret. Evaluasi administratif dinilai tidak cukup jika temuan teknis terbukti.

Aparat penegak hukum diminta bersiap apabila ditemukan unsur pelanggaran. Kasus ini dinilai menyangkut keselamatan publik dan kredibilitas pengelolaan anggaran daerah. (Tim).

Sumber rilis: GN-PK