69 Siswa Ikuti TKA 4 Hari, SDN 005 Desa Baru Terapkan Sistem Silang dan Disambut Kunjungan Korwildik serta Pengawas Sekolah

69 Siswa Ikuti TKA 4 Hari, SDN 005 Desa Baru Terapkan Sistem Silang dan Disambut Kunjungan Korwildik serta Pengawas Sekolah

Kanalvisual.com - Siak Hulu - Kampar - Riau | UPT SDN 005 Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, resmi menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk 69 siswa kelas VI dari total 429 siswa yang tersebar dari kelas I hingga kelas VI. Pelaksanaan TKA berlangsung selama empat hari penuh, mulai Senin 27 April hingga Kamis 30 April 2026. Sekolah yang dipimpin Kepala Sekolah Ernita, M.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Ali Akbar, S.Pd., ini membagi pelaksanaan ke dalam skema sesi yang fleksibel — tiga sesi per hari pada dua hari pertama dan dua sesi per hari pada dua hari berikutnya, dengan setiap sesi diikuti oleh 16 siswa. Pola ini dirancang cermat untuk memastikan seluruh 69 peserta dapat mengikuti TKA secara merata tanpa penumpukan yang mengganggu konsentrasi.

Seperti halnya sekolah-sekolah lain di Kecamatan Siak Hulu yang berkomitmen menjaga integritas asesmen, SDN 005 Desa Baru menerapkan sistem pengawasan silang dalam pelaksanaan TKA. Pengawas yang bertugas di ruang ujian didatangkan dari SDN 001 Buluh Cina — menariknya, ini merupakan sistem silang yang saling bertukar dengan pelaksanaan TKA di SDN 001 Buluh Cina yang pengawasnya justru berasal dari SDN 005 Desa Baru. Saling tukar pengawas antar sekolah ini menjadi bukti nyata sinergi yang terjalin erat di antara sekolah-sekolah di Kecamatan Siak Hulu dalam membangun budaya asesmen yang jujur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hari pertama pelaksanaan, Senin 27 April 2026, menjadi hari yang istimewa bagi SDN 005 Desa Baru. Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Siak Hulu, Muryati, S.Pd.I., M.Pd., hadir langsung melakukan peninjauan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan dari pemerintah daerah. Tidak hanya Korwil, Pengawas Sekolah Syafarudin, S.Pd., juga turut hadir meninjau jalannya pelaksanaan TKA — memberikan perhatian ganda dari unsur pengawasan yang memperkuat keyakinan bahwa asesmen berjalan sesuai standar nasional yang ditetapkan. 

Ormas Lembaga Cakra Indonesia (LCI) pun tidak absen — Ketua Umum Sunggul Manalu bersama Sekretaris Umum Tri Wahyudi hadir langsung ke sekolah sebagai wujud kepedulian dan apresiasi terhadap penyelenggaraan TKA yang berlangsung dengan penuh integritas. Kehadiran semua pihak tersebut disambut hangat oleh Kepala Sekolah Ernita, M.Pd., dan Wakil Kepala Sekolah Ali Akbar, S.Pd.

Kepala Sekolah Ernita, M.Pd., menegaskan bahwa TKA bukan sekadar kewajiban administratif yang harus dipenuhi, melainkan instrumen penting yang memberikan gambaran nyata tentang capaian prestasi akademik siswa secara terukur dan objektif. Ia juga menjelaskan bahwa TKA merupakan pengganti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang sebelumnya dilaksanakan di kelas V, kini hadir dalam format yang lebih komprehensif untuk siswa kelas VI dengan mengukur dua kompetensi fundamental — numerasi dan literasi. "TKA memberikan kami peta yang jelas tentang kemampuan siswa kami. Dari hasil inilah kami akan merancang langkah-langkah peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih tepat sasaran," ujar Ernita.

Wakil Kepala Sekolah Ali Akbar, S.Pd., menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan TKA yang tertib dan berintegritas adalah hasil dari persiapan yang tidak dilakukan dalam semalam. Seluruh jajaran guru dan staf sekolah telah mempersiapkan diri jauh sebelum hari H, mulai dari pemahaman teknis pelaksanaan, koordinasi dengan sekolah mitra untuk sistem silang pengawasan, hingga pembekalan mental dan motivasi kepada para siswa peserta. "Kami ingin setiap siswa masuk ruang ujian dalam kondisi siap, tenang, dan percaya diri. Karena hasil terbaik hanya bisa lahir dari persiapan yang sungguh-sungguh," ungkap Ali Akbar.

Setiap siswa peserta TKA yang telah menyelesaikan seluruh tahapan asesmen akan mendapatkan sertifikat TKA secara resmi — dokumen berharga yang dapat menjadi bukti capaian akademik dan berpotensi dimanfaatkan dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di jenjang SMP. Dengan pelaksanaan empat hari yang terstruktur, sistem pengawasan silang yang menjaga kejujuran, kunjungan Korwildik dan Pengawas Sekolah yang memberikan pembinaan langsung, serta dukungan nyata dari Ormas LCI, UPT SDN 005 Desa Baru menegaskan posisinya sebagai salah satu sekolah yang tidak hanya mengejar angka, tetapi benar-benar berkomitmen melahirkan generasi yang cerdas, jujur, dan siap bersaing di jenjang pendidikan berikutnya. (Red/lv/tw)