Bhabinkamtibmas Polsek Siak Hulu Monitor Pertumbuhan Jagung KOPPSA-M, Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Polsek Siak Hulu Monitor Pertumbuhan Jagung KOPPSA-M, Wujud Nyata Dukungan Polri Terhadap Ketahanan Pangan

Kanalvisual.com - Siak Hulu - Kampar - Riau | Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan Baru Polsek Siak Hulu, Aiptu Ady Suryono, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan intensif terhadap perkembangan komoditas tanaman jagung pipil di lahan pertanian warga. Kegiatan pemantauan berkala di sektor agraria tersebut dilaksanakan secara langsung di areal perkebunan pada Senin (22/06/2026). Langkah taktis ini diambil sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional demi mewujudkan swasembada pangan tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung Program Asta Cita Pemerintah melalui fungsi pendampingan dan pengawasan terhadap sektor pertanian. Sektor agrikultur dinilai memiliki peran vital sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan dan kesejahteraan hidup masyarakat. Melalui pemantauan langsung ke hamparan lahan, Bhabinkamtibmas memastikan kondisi tanaman jagung pipil Kuartal II yang ditanam di lahan seluas 10 hektare tersebut dapat tumbuh dengan karakteristik yang baik.

Berdasarkan catatan administrasi kelompok tani, komoditas jagung pipil di atas lahan Koperasi Produsen Petani Sawit Makmur (KOPPSA-M) ini telah ditanam sejak tanggal 9 Mei 2026 lalu dengan menghabiskan persediaan bibit sebanyak 160 kilogram. Hasil pemeriksaan visual menyeluruh di lapangan menunjukkan bahwa kondisi tegakan tanaman secara umum tumbuh sehat. Apabila pola pemeliharaan berkala berjalan konsisten, komoditas pangan pokok ini diperkirakan siap memasuki masa panen raya pada Agustus 2026 mendatang.

Fakta pemantauan di lokasi menunjukkan bahwa para petani terus melakukan berbagai upaya perawatan intensif guna menjaga kualitas kesuburan tanaman agar pertumbuhan jagung berjalan lebih optimal. Pekerja tani giat melakukan pemupukan berkala, metode pembumbunan tanah, serta pembersihan tanaman gulma pengganggu. Selain itu, kelompok tani juga bergotong-royong melakukan pemasangan tiang pagar jaring di sekeliling area untuk mengantisipasi potensi serangan hama monyet liar yang dapat merusak vegetasi.

Untuk mengoptimalkan populasi tanaman di hamparan lahan seluas 10 hektare tersebut, buruh tani juga aktif melakukan penyisipan benih baru terhadap area tanaman yang tidak tumbuh maksimal. Meskipun terdapat sebagian kecil tanaman yang mengalami fase pertumbuhan kurang maksimal akibat minimnya curah hujan lokal pada awal masa tanam, kondisi keseluruhan lahan pertanian KOPPSA-M ini dipastikan masih terpantau berada dalam keadaan yang sangat aman dan produktif.

Di sela-sela aktivitas pertanian tersebut, Aiptu Ady Suryono juga memanfaatkan momentum tatap muka untuk memberikan suntikan motivasi harian serta dukungan moral kepada para pengurus kelompok tani. Bhabinkamtibmas mengajak warga untuk terus mempertahankan semangat yang tinggi serta menjaga kekompakan kelompok dalam mengelola lahan. Penguatan sektor agrikultur ini wajib disukseskan bersama karena menjadi salah satu skala prioritas pembangunan pemerintah.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, S.I.K., melalui Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H., menegaskan bahwa kehadiran fisik jajarannya di sektor agraria merupakan bukti nyata pelayanan prima Polri. Aparat penegak hukum dituntut tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan semata, melainkan wajib aktif mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Polsek Siak Hulu memastikan pengawalan pembukaan lahan produktif ini akan berjalan kontinu.

"Dengan terjalinnya sinergi yang kokoh antara struktur Polri, pemerintah desa, pihak manajemen koperasi, dan kelompok tani, kita optimis produktivitas hasil bumi akan memberikan kontribusi pasokan yang nyata. Output hasil panen jagung nantinya diharapkan dapat memberikan stimulus manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Kampar," tegas Kompol Deni Afrial, S.Pi., M.H. (red/kv/tw)