Diduga Ada Penyelewengan Bos di SD 1 Way Harong
Kanalvisual.com - Tanggamus, Lampung - Sejatinya Bantuan Operasiaonal Sekolah (BOS) digelontorkan pihak Kementerian Pendidikan, diberikan ke pihak sekolah untuk mendukung kemajuan sekolah tersebut.
Namun ternyata di lapangan, banyak terjadi dugaan penyelewengan atau korupsi dana BOS.
Ketika Tim Media ini mendapat informasi dugaan penyelewengan BOS, Tim turun ke lokasi pada Kamis (15/06/2023) pagi.
Seperti di SDN 1 Way Harong misalnya di SD tersebut tercatat 3 kali menganggarkan pemeliharaan prasarana dan sarana. Dalam 3 tahap tersebut, masing-masing tahap di nilai cukup besar sampai belasan juta per 1 tahap.

Tahap 1 tahun 2022, SD 1 Way Harong menganggarkan Rp. 16.667.000. Tahap 2, Rp. 17.906.500, Tahap 3, Rp. 11.845.200.
Terkait temuan tersebut Tim menemui IKepala Sekolah SD 1 Way Harong, Ilal Mahdi.
Dijelaskannya, dirinya masuk pada saat penerimaan murid baru sekitar bulan 6 akhir.

Untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tersebut, pihaknya bikin WC dan terus dipelihara. Membeli asbes 10 lembar, ganti pintu WC 4 kali dalam 1 tahun, ngecat tembok sekolahan dan itu pun sedang diaudit ulang. "Ini Saya mau ke inspektorat hari ini," ujarnya.
Atas keterangan Kepala Sekolah tersebut, berbanding terbalik dengan temuan di lapangan melihat kondisi WC sekolah yang dilihat dan bisa dikatakan tidak layak pakai. Bahkan di WC tersebut tertulis Pamsimas tahun 2018, itulah yang membuat keterangan Kepala Sekolah, Ilal diduga menyelewengkan dana BOS SD 1 Way Harong.
Salah seorang tokoh masyarakat pun meminta APH dalam hal ini Kejaksaan dan Inspektorat untuk melakukan audit ulang kegiatan tersebut. (Oscar).


