Dukung Ketahanan Pangan, Tiga Desa Binaan Polsek Kampar Kiri Hilir Hasilkan 3 Ton Jagung Pipil

Dukung Ketahanan Pangan, Tiga Desa Binaan Polsek Kampar Kiri Hilir Hasilkan 3 Ton Jagung Pipil

kanalvisual.com - Kampar Kiri Hili - Kampar - Riau | Langkah konkret Kepolisian Sektor (Polsek) Kampar Kiri Hilir (KKH) dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional tahun 2026 kembali menorehkan hasil membanggakan. Hal ini dibuktikan dengan capaian total hasil panen jagung pipil yang menembus angka kurang lebih 3 ton dari tiga desa binaan di wilayah hukumnya.

Sebagai bagian dari evaluasi keberhasilan program tersebut, jajaran Polsek KKH turun langsung melakukan pengecekan hasil panen di Desa Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar, Jumat (15/05/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan monitoring ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Era Maifo, S.H. Dalam peninjauan tersebut, Kapolsek tampak didampingi oleh Kanit Provost, IPDA Afrizal, Ps Kanit Binmas, AIPDA Syaputra Efendi, S.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Simalinyang, BRIPKA Irfan Helen.

Secara khusus di Desa Simalinyang, tim memantau komoditas hasil tani milik Kelompok Tani Citra Alam Lestari yang dipimpin oleh Sapto Suparno. Di atas lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare yang dikelola dengan metode tumpang sari, para petani setempat sukses memproduksi sekitar 600 kilogram jagung pipil varietas unggul.

Kapolsek Kampar Kiri Hilir, AKP Era Maifo, S.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras kelompok tani mitra kepolisian tersebut. Menurutnya, hasil panen akumulatif dari tiga desa fokus ketahanan pangan ini merupakan buah dari konsistensi pendampingan selama periode tanam Januari hingga April 2026.

“Hari ini kita tidak hanya sekadar berbicara teori mengenai ketahanan pangan, melainkan membuktikannya dengan hasil yang riil di lapangan. Capaian 600 kilogram jagung dari lahan setengah hektare di Desa Simalinyang ini sangat luar biasa, apalagi jika diakumulasikan secara keseluruhan dari tiga desa binaan kita yang sukses menyumbang total 3 ton jagung pipil,” ujar AKP Era Maifo di sela-sela pengecekan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Citra Alam Lestari, Sapto Suparno, membeberkan bahwa implementasi metode tumpang sari menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang vertikal lahan. Sistem ini memungkinkan tanaman jagung tumbuh berdampingan dengan komoditas lain seperti kacang panjang tanpa saling mengganggu produktivitas.

“Dukungan moril maupun pengawasan rutin dari personel Polsek KKH sejak awal pembukaan lahan hingga masa pemeliharaan sangat memotivasi kami. Petani merasa diayomi sehingga proses bercocok tanam berjalan lebih bersemangat,” kata Sapto Suparno dengan nada optimistis.

Guna memastikan tata kelola pascapanen yang sehat, pihak kepolisian juga ikut mengawal skema distribusi hasil bumi tersebut. Sebagian besar hasil panen raya ini akan dialokasikan untuk memperkuat ketersediaan stok pangan domestik, sedangkan sisanya akan dipasarkan secara kolektif guna mendongkrak pendapatan internal anggota kelompok tani.

Seluruh rangkaian peninjauan fisik gudang logistik dan lahan pertanian ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Menutup agenda tersebut, Polsek Kampar Kiri Hilir menegaskan komitmennya untuk memperluas cakupan area tanam pada kuartal berikutnya demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di tingkat kecamatan. (red/kv/tw)