Hadir di SMAN 1 Liwa, Pj Bupati Lambar Jadi Pembina Upacara Ingatkan Siswa Bijak Bermedia Sosial

Hadir di SMAN 1 Liwa, Pj Bupati Lambar Jadi Pembina Upacara Ingatkan Siswa Bijak Bermedia Sosial

Kanalvisual.com - Lampung Barat - Para Siswa/i diingatkan harus bijak dalam menggunakan Media Sosial (Medsos), sebab, Medsos tidak hanya memberikan sejuta manfa'at, namun juga memberikan dampak negatif dan merugikan bila tidak dikelola dengan baik. 

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Lampung Barat, Drs. Nukman M.M, saat menjadi Pimbina upacara mingguan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Liwa, Senin (05/2/2024). Yang dipimpin oleh Maikel Fikri, salah Seorang Siswa kelas 11 IPA 6. 

Dihadapan para Siswa/i, Nukman menjelaskan, mengingat di zaman serba digital seperti saat ini, teknologi semakin hari semakin berkembang, sehingga para mahasiswa semakin dimudahkan dalam mendapatkan banyak hal. 

"Saat ini kita hidup dalam dunia global. Internasional semuanya menggunakan digital dalam komunikasi yang ada saat ini," kata dia.

Oleh karena itu, pria yang pernah menjabat sebagai kepala dinas Pendidikan itu menghimbau kepada seluruh Siswa/i yang berada di Kabupaten Lampung Barat, dalam hal ini khususnya Siswa/i SMAN 1 Liwa, agar dapat menjaga etika dan privasi di Medsos. 

"Sekarang ini banyak sekali kita melihat di media sosial siswa-siswi yang sudah terpengaruh oleh canggihnya tekhnologi, salah satunya terjerat dengan judi online," terangnya. 

Ia meminta kepada pihak Dewan Guru agar melakukan pengawasan lebih intensif terhadap Siswa/i guna mengantisifasi hal yang tidak diinginkan. 

"Para Dewan Guru sekali-sekali harus melakukan razia handphone kepada Siswa/i untuk mengantisisfasi dampak negatif yang akan terjadi," ucapnya.

"Kita lakukan itu untuk kebaikan dari generasi penerus bangsa kita ini," lanjutnya.

Dirinya mengatakan, dengan berkembangnya tekhnogi semakin canggih jangan sampai justru malah merusak masa depan para kaum pelajar.

"Manfa'atkan media sosial untuk hal yang positif seperti penggunaan penambahan media pembelajaran," tutupnya. (Adung).