Ketua Tim Hukum BiJaK Klarifikasi Terkait Biodata Jhony Charles Berbeda Data

Ketua Tim Hukum BiJaK Klarifikasi Terkait Biodata Jhony Charles Berbeda Data

Kanalvisual.com - Rohil, Riau - Sehubungan dengan isu yang beredar di media sosial WhatApp Group (WAG) yang ditulis oleh seseorang bernama H. Zurfami, dimana dalam narasinya berkomentar, Calon Wakil Bupati, Jhony Charles berbeda data identitas tahun kelahiran Ijazah dengan KTP.

Hal ini langsung diklarifiksi oleh Cutra Andika Siregar, S.H., M.H selaku Ketua Tim Hukum Paslon BiJaK.

Dalam tanggapannya menyampaikan, bahwa terhadap ketidak sesuaian penulisan nama dan tahun kelahiran Cawabup, Jhony Charles pada dokumen KTP dan KK dengan Ijazah SMA sudah disingkronkan sesuai hukum berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Rohil Nomor: 22/Pdt.P/2024/PN Rhl tanggal 1 Agustus 2024.

"Jadi apa yang ditulis oleh H. Zurfami, Calon Wakil Bupati, Jhony Charles berbeda data identitas tahun kelahiran Ijazah dengan KTP, narasi itu sama sekali tidak benar tanpa ada bukti riil yang dijelaskan," tegas Cutra kepada Awak Media, Senin (07/10/2024).

Lanjutnya, perlu disampaikan, sesuai amar  penetapan PN Rohil, berbunyi “Menyatakan orang yang bernama Jhony Charles lahir pada tanggal 27 April 1983 sebagaimana tertulis dalam Akta Kelahiran, KTP, KK dan Kutipan Akta Nikah dengan orang yang bernama Jhoni Charles lahir pada 27 April 1982 sesuai STTB SD Negeri 012 Ujung Tanjung, STTB SMP Negeri 14 Pekanbaru dan STTB SMU Negeri 11 Bukit Raya Pekanbaru adalah satu orang yang sama yaitu, Pemohon ,Jhony Charles".

Terkait data tersebut, pada saat pendaftaran sebagai Cawabup di KPU Rohil serta berkas pencalonan yang bersangkutan sebagai Cawabup sudah diverifikasi oleh KPU dan diawasi dengan ketat oleh Bawaslu hingga dinyatakan memenuhi syarat. 

"Dasar mengatakan berbeda data identitas tahun kelahiran Ijazah dengan KTP itu dari mana ?," tanya Cutra Andika.

"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan somasi terbuka dengan ancaman tuntutan hukum kepada setiap orang dan siapa saja untuk tidak lagi menggoreng isu ini dan tidak menggiring opini yang menyesatkan sebagai bentuk kampanye hitam, maupun pembunuhan karakter terhadap figur Cawabup, Jhony Charles di masa kampanye dan sepanjang perhelatan Pilkada ini," tegasnya. (Jekson, S.H/Rilis).