LSM GMBI Melalui Layanan PESAGI KEMBAR, Laporkan Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif ke Kejari Liwa

LSM GMBI Melalui Layanan PESAGI KEMBAR, Laporkan Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif ke Kejari Liwa

Kanalvisual.com - Lampung Barat - Melalui surat dengan No 13/GMBI-DLB/07/2024, LSM GMBI Distrik Lampung Barat, resmi laporkan dugaan perjalanan dinas fiktif yang terjadi pada DPRD Lampung Barat.

Hal Itu dipertegas oleh, Rangga Kusuma, selaku Ketua Distrik Lampung Barat dari LSM GMBI dalam keterangan resminya, ketika ditemui di Kantor GMBI Lambar. Rangga Kusuma mengatakan "Benar sudah kami laporkan ke Kejari Liwa siang tadi melalui layanan laporan Online PESAGI KEMBAR, dan kami berharap, pihak Kejari Liwa segera menindaklanjuti laporan kami. Karna gak ada alasan lagi untuk menunda-nundanya, jelas berita dari Media Online sudah ramai, itu sudah menjadi petunjuk hukum dan LSM GMBI sudah melaporkan juga terkait dugaan perjalanan dinas fiktif, jadi tunggu apalagi???," ujarnya.

Lebih lanjut Rangga mengatakan "laporan ini kami layangkan setelah sebelumnya kami kirimkan surat klarifikasi ke Sekretariat DPRD Lampung Barat. Namun tidak ada tanggapan dan juga intruksi langsung dari, Heri Prasojo, S.H, selaku ketua Wilter GMBI Provinsi Lampung kemarin, adapun pada proses penegakkannya tetap kami ikuti prosedur, sesuai Undang-Undang yang berlaku di Republik Indonesia tercinta ini,"

Rangga menuturkan "Langkah berikutnya sambil menunggu proses berjalan, surat tembusan pelaporan itu akan kami tembuskan juga ke Kejati, Kejagung dan Ketua Wilter GMBI Provinsi Lampung," ucapnya.

Memang dalam beberapa Hari/Minggu ini gencar pemberitaan dari berbagai Media Online yang ada si Kabupaten Lampung Barat. Terkait dugaan perjalanan dinas fiktif, namun sayangnya di balik gencarnya pemberitaan tersebut, tidak membuat Aparat Pengakuan Hukum (APH) sebagai penegak hukum sesuai Undang-undang dan tupoksinya seakan-akan tidak bertaji untuk mengambil langkah dalam mengungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kronologis mencuatnya dugaan perjalanan dinas fiktif Anggota DPRD Lambar ini. Bermula dari nyanyian, Ridwan Effendi salah Seorang Anggota DPRD aktif dari Fraksi PKB yang terang-terangan memberikan statmen siap untuk buka-bukaan terkait beberapa hal yang janggal yang ada di Gedung DPRD Lampung Barat. Salah satunya adalah, dugaan perjalanan dinas fiktif ke Provinsi Sumatera Selatan. Dimana yang seharusnya berangkat 24 Orang namun faktanya yang berangkat cuma 10 Orang. Namun mirisnya 14 Orang yang tidak berangkat turut serta menandatangani SPJ dan mencairkan juga anggaran tersebut. tutupnya. Rangga. (Tim. Red).