Rakyat Pinta Presiden Jokowi Selamatkan Pimpinann KPK dari Upaya Politik & Kriminalisasi
Kanalvisual.com - Jakarta - Ditengah upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan, KPK mendapat upaya pelemahan dari berbagai pihak. Indikasi pelemahan KPK semakin menguat setelah Pimpinan KPK dilaporkan atas dugaan pemerasan terhadap SYL. Pro kontra mengenai dugaan kasus pemerasan yang dilakukan Pimpinan KPK kepada mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus bergulir.
Ironis berbagai narasi negatif terus diframing oleh kelompok sakit hati terhadap pimpinan KPK, mereka terus menyerang dengan berbagai opini liar terhadap Pimpinan KPK dengan berbagai isu yang tendensius, mereka berharap agar Pimpinan KPK dapat dikriminalisasi dalam kasus pemerasan tersebut.
Menyikapi hal ini yang tentunya menyita perhatian publik dan juga membuat kegaduhan di dalam pemerintahan Jokowi, maka, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi dalam siaran persnya yang diterima Redaksi Media Kanalvisual.com, Rabu (25/10/2023), mengatakan, agar permasalahan ini dapat di selesaikan oleh presiden Jokowi.
Kami mendesak Presiden Jokowi untuk segera menghentikan upaya politisasi dan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK saat ini, sebab apabila tidak diselesaikan oleh Presiden dikhawatirkan akan berdampak adanya pelemahan terhadap institusi KPK itu sendiri. Di samping itu juga, apabila Presiden tidak segera membereskan persoalan ini, kami khawatir ada kelompok yang "diuntungkan" dengan cara mengganggu jalannya program pemberantasan korusi di era pemerintahan Jokowi.
Presiden Jokowi adalah Pemimpin Tertinggi dalam penyelenggaran negara ini. Apalagi terkait pemberantasan korupsi. Sehingga harusnya Presiden Jokowi bisa turun tangan untuk mengambil langkah yang tepat untuk mencari solusi yang tepat terhadap adanya "konflik" kepentingan antara aparat Penegak Hukum.
Sudah seharusnya Presiden' Jokowi menyelamatkan Pimpinan KPK dari berbagai upaya kriminalisasi dan politisasi hukum. Kami meminta Presiden tidak membiarkan Pimpinan KPK diintervensi oleh berbagai kelompok dan kekuatan politik yang punya kepentingan. Sebab, KPK harus tetap kuat dan tegak lurus pada pemerintahan Jokowi sampai akhir periode.
Kalau sampai Pimpinan KPK ditersangkakan, maka yang akan menari, mereka yang berada di luar barisan Pro Jokowi. Sebab, sekian lama akhirnya mereka bisa memanfaatkan momentun ini untuk mengadu domba antar aparat penegak hukum pemerintahan Jokowi. (Red).


