Jemput Aspirasi Warga Bambu Kuning, Robin P Hutagalung Serap Keluhan Hingga Usulan Pembangunan TPQ dan Perbaikan Infrastruktur

Jemput Aspirasi Warga Bambu Kuning, Robin P Hutagalung Serap Keluhan Hingga Usulan Pembangunan TPQ dan Perbaikan Infrastruktur

Jemput Aspirasi Warga Bambu Kuning, Robin P Hutagalung Serap Keluhan Hingga Usulan Pembangunan TPQ dan Perbaikan Infrastruktur

Kanalvisual.com - Tenayan Raya - Pekanbaru - Riau | Menjalankan fungsi pokok dan kewajiban konstitusionalnya sebagai wakil rakyat di tingkat parlemen daerah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dari Fraksi PDI Perjuangan, Robin P Hutagalung, turun langsung ke tengah masyarakat. Agenda jaring aspirasi lewat kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2026 yang berlangsung dalam rentang periode Mei–Agustus 2026 ini digelar secara terbuka di kawasan Jalan Satria, tepatnya di area lapangan bola RW 11, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Jumat (31/07/2026).

Kehadiran legislator andalan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru tersebut langsung disambut dengan antusiasme yang sangat luar biasa oleh ratusan warga setempat yang telah memadati lokasi acara. Barisan tokoh masyarakat, pemuka agama, organisasi kepemudaan, kelompok ibu-ibu PKK, hingga jajaran fungsional Ketua RT dan RW berbondong-bondong hadir memadati tenda reses. Momentum tatap muka langsung ini dimanfaatkan secara maksimal oleh konstituen untuk menyuarakan secara langsung rentetan lembaran aspirasi serta keluhan pembangunan yang selama ini dirasakan di lingkungan pemukiman mereka.

Dalam sesi dialog interaktif yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keterbukaan, Ketua RW 11 Kelurahan Bambu Kuning yang diwakili oleh jajaran pengurusnya menjadi perwakilan warga pertama yang menyampaikan poin permohonan tertulis. Usulan utama yang disuarakan secara lantang dan menjadi skala prioritas warga setempat adalah terkait pemenuhan fasilitas keagamaan. Warga mengeluhkan belum adanya tempat representatif untuk pembentukan karakter mental generasi muda, sehingga sangat mendambakan adanya intervensi bantuan berupa pembangunan gedung Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang layak.

"Warga kami di lingkungan RW 11 ini sangat membutuhkan adanya pembangunan gedung fisik TPQ yang layak dan mandiri demi masa depan anak-anak. Oleh karena itu, kami memohon dengan sangat bantuan dari Bapak Robin selaku perwakilan kami di DPRD Provinsi Riau untuk memperjuangkan pengadaan pembangunan TPQ ini. Langkah ini dinilai sangat krusial agar generasi muda kami di Kelurahan Bambu Kuning bisa belajar memperdalam ilmu agama dengan aman dan nyaman tanpa harus menumpang ke wilayah lain," ujar perwakilan pengurus RW 11 di hadapan forum reses.

Selain usulan pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan tersebut, rentetan aspirasi mendasar lain juga turut mencuat dari penuturan warga di lembar pengaduan dewan. Di antaranya adalah desakan perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur jalan lingkungan yang sebagian besar kondisinya mulai mengalami kerusakan fisik. Tidak hanya itu, warga juga mengusulkan adanya program penambahan titik lampu penerangan jalan umum (PJU) guna mengantisipasi kerawanan tindakan kriminalitas di malam hari, serta permohonan kucuran bantuan modal usaha untuk mendongkrak sektor UMKM warga.

Merespons dan menanggapi berbagai masukan berharga dari arus bawah tersebut, Robin P Hutagalung menegaskan bahwa kegiatan reses mutlak merupakan jembatan resmi untuk menyerap aspirasi secara langsung dari konstituen. Politisi senior dari PDI Perjuangan ini berkomitmen untuk mengawal setiap usulan yang masuk ke dalam catatan pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan agar dapat disodorkan secara resmi kepada pihak eksekutif pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau pada tahun anggaran mendatang.

"Ini sudah menjadi tugas pokok dan tanggung jawab moral saya selaku wakil rakyat yang telah bapak dan ibu percayai. Datang langsung ke lapangan, mendengar keluhan, mencatat poin penting, dan memperjuangkannya di ruang rapat gedung DPRD Provinsi Riau. Apa yang telah disampaikan oleh perwakilan warga RW 11 Kelurahan Bambu Kuning hari ini, khususnya terkait urgensi pembangunan gedung TPQ dan perbaikan jalan, akan menjadi catatan penting berskala prioritas bagi saya pribadi untuk segera ditindaklanjuti secara lintas sektoral," tegas Robin.

Politisi PDI Perjuangan itu juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kekompakan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Bambu Kuning dalam menyukseskan agenda reses tersebut. Menurut pandangannya, partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan kritik dan saran pembangunan seperti ini menjadi indikator positif bahwa iklim demokrasi berjalan dengan sangat baik dari tingkat paling bawah. Robin berjanji jalinan silaturahmi ini akan terus dirawat dan seluruh usulan akan dikawal bersama hingga benar-benar terealisasi menjadi program kerja fisik.

Di sisi lain, salah seorang tokoh masyarakat RW 11 mengaku sangat senang dan bangga karena perwakilan mereka di parlemen mau meluangkan waktu untuk hadir langsung mendengarkan keluh kesah di lapangan. Warga menilai aksi turun ke lapangan ini menjadi pembuktian nyata bahwa Robin P Hutagalung tidak melupakan konstituennya pasca-pemilu. Kehadiran legislator ini memberikan secercah harapan baru bagi warga agar ketertinggalan fasilitas publik di Kelurahan Bambu Kuning dapat segera diatasi melalui intervensi anggaran pendapatan belanja daerah.

Suksesnya penyelenggaraan acara reses kali ini juga tidak terlepas dari peran aktif dan kerja keras dari seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Tenayan Raya di bawah komando Aman Damai. Sebagai bentuk totalitas dalam menjaring aspirasi, agenda reses Robin P Hutagalung pada hari tersebut sengaja diselenggarakan di dua lokasi strategis yang berbeda secara maraton, di mana titik reses pertama dilaksanakan di kediaman Ketua PAC PDI-P Tenayan Raya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PAC PDI-P Kecamatan Kulim, Martin Siagian, beserta jajaran pengurus ranting. (red/kv/tw)