Kapolsek Peranap Tegur Wartawan Usai Terbit Berita Dugaan Penyaluran BBM Bersubsidi ke Mafia
Kanalvisual.com – Inhu, Riau – Kapolsek Peranap, AKP Rafidin Lumbang Gaol, S.H, diduga menegur sejumlah Wartawan di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, usai terbitnya pemberitaan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU 14-293-651 yang diketahui milik salah seorang Anggota DPRD Provinsi Riau. Selasa (29/07/2025).
Dikutip dari pemberitaan media anugrahpost.com, bahwa pemanggilan tersebut dilakukan secara langsung. Di hadapan para Wartawan, Kapolsek menyampaikan keberatannya atas isi berita yang menyoroti dugaan penyaluran BBM bersubsidi ke pihak-pihak yang disebut sebagai mafia. Teguran tersebut disampaikan dengan nada tinggi dan dianggap oleh beberapa wartawan sebagai bentuk tekanan terhadap kebebasan pers.

Dimana dalam pemberitaan sebelumnya, menyoroti aktivitas di SPBU 14-293-651 diduga kuat menyalurkan BBM subsidi ke kendaraan-kendaraan dengan tangki modifikasi. Dugaan ini diperkuat dengan pengamatan lapangan serta keterangan dari warga sekitar yang mencurigai aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Pemanggilan terhadap wartawan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dinilai sejumlah kalangan sebagai langkah yang tidak proporsional, apalagi menyangkut kerja-kerja jurnalistik yang berfungsi sebagai kontrol sosial. Beberapa organisasi pers mulai ikut menyuarakan keprihatinan atas insiden ini, karena dinilai mencederai semangat transparansi dan kebebasan pers yang dilindungi Undang-Undang.

Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak SPBU maupun pemiliknya yang disebut-sebut sebagai anggota legislatif aktif di Provinsi Riau ini. Sementara itu, wartawan yang ditegur menyatakan tetap berdiri pada prinsip kebenaran berita yang telah mereka tayangkan, dan siap menghadirkan bukti apabila diminta oleh instansi yang berwenang.
Peristiwa ini membuka kembali perbincangan publik mengenai praktik-praktik gelap dalam distribusi BBM bersubsidi, serta munculnya tekanan terhadap jurnalis yang mencoba mengungkap fakta. Akankah dugaan penyelewengan ini diusut lebih lanjut? Atau justru meredup di tengah sorotan aparat terhadap media? (Tri/Tim).
Redaksi media ini masih berupaya meminta konfirmasi ke Kapolsek Peranap,


