Pemerintah Pekon Suka Jadi, Laksanakan Gerakan Intervensi Spesifik Serentak Pencegahan Stunting

Pemerintah Pekon Suka Jadi, Laksanakan Gerakan Intervensi Spesifik Serentak Pencegahan Stunting

Kanalvisual.com - Lampung Barat, Lampung - Pemerintah Pekon Sukajadi dan Puskesmas Air Hitam laksanakan gerakan lintas sektor yang meliputi pemeriksaan, pengukuran, serta intervensi pada calon pengantin, ibu hamil, bayi, dan balita, kegiatan intervensi dilaksanakan secara serentak di posyandu selama bulan Juni 2024. Acara berlangsung di Gedung Posyandu Pekon Sukajadi, Minggu (09/06/2024).

Kegiatan Pengukuran dan Intervensi Serentak ini dilakukan secara nasional, sehingga didapatkan data akurat by name by address yang nantinya sebagai dasar pemberian intervensi program yang semakin terarah dan tepat sasaran.

Pengukuran dan Intervensi serentak sebagai gerakan bersama yang melibatkan semua kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah desa untuk mencegah lahirnya anak stunting baru. 

Sasaran Pengukuran dan Intervensi serentak ini adalah semua calon pengantin, ibu hamil, dan balita yang diharapkan datang ke Posyandu untuk dilakukan pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi, dan intervensi. Untuk itu, kesiapan sarana dan prasarana seperti antropometri yang terstandar, kader yang kompeten, dan tenaga kesehatannya juga harus dipersiapkan dengan baik.

Menindaklanjuti surat edaran dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, dan surat edaran dari Pj. Bupati Lampung Barat, Drs. Nukman, M.M, Tentang Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting bahwasanya Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat, Kepala Puskesmas, agar meningkatkan kualitas intervensi spesifik pencegahan stunting dalam intervensi serentak tahun 2024.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, UPT Puskesmas Air Hitam serta lintas sektor terkait penyelenggaraan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di Pekon Sukajadi yang dihadiri oleh, Camat Air Hitam, Bambang Hermanto, S.Pd, M.M, beserta jajarannya, Kepala Puskesmas Air Hitam, Nurbaiti Jan, S.Kep, Pj. Peratin Pekon Sukajadi, Eviyanto, S.H, TP-PKK Pekon Sukajadi, PLKB, Bidan Desa, seluruh kader posyandu, dan masyarakat Pekon Sukajadi.

Dalam sambutannya UPT Puskesmas Air Hitam Nurbaiti jan, S.Kep, menjelaskan, adapun pelaksanaan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita dan ibu hamil. Ibu hamil diharapkan datang secara rutin ke posyandu terdekat, guna melakukan pemeriksaan kehamilan dan konsultasi terkait asupan gizi awal. Jika terdeteksi masalah gizi awal, dengan ukuran LiLA <23,5 cm, mereka akan mendapatkan rujukan ke puskesmas setempat. Sama halnya bagi balita yang terdeteksi masalah gizi dengan berat badan rendah, gizi kurang dan pendek akan dilakukan rujukan ke puskesmas guna pemeriksaan lebih lanjut.

Eviyanto juga mengajak, kepada ibu hamil dan Ibu yang sedang menyusui. Ayo ke posyandu sukseskan intervensi serentak tahun 2024 menuju Lambar Zero Growth stunting dengan mengingatkan keluarga balita dan Ibu hamil untuk datang ke posyandu secara rutin sesuai dengan jadwal posyandu di wilayah masing-masing yang sudah di tentukan. ucapnya. 

Pj. Peratin Pekon Sukajadi, Eviyanto, S.H, menambahkan, Pemerintah Pekon Sukajadi melalui kader TP-PKK Pekon Sukajadi. Melakukan dan memberikan inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sa'at posyandu dengan memenuhi unsur isi piringku, dimana dalam pemberian makanan tambahan untuk balita mengandung (protein hewani dan nabati) yang diberikan bahan mentah kepada Ibu balita agar dapat berkreasi dalam mengola Pemberian Makanan Tambahan PMT kepada balitanya. tutupnya Eviyanto. (Adung).