Ponsel Hilang, Warga Tapung Hulu Desak Kepolisian Ungkap Pelaku

Ponsel Hilang, Warga Tapung Hulu Desak Kepolisian Ungkap Pelaku

Kanalvisual.com - Kampar - Riau, 7 Januari 2026 – Kasus kehilangan satu unit telepon genggam Android merek Infinix G70 milik Aldo Alfredo Saragih menjadi sorotan publik. Aldo, anak Pajar Saragih—pengurus Perkumpulan Redaksi Indonesia Maju (PRIMA) sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Solidaritas Wartawan Indonesia (SWI)—melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung Hulu.

Kejadian diketahui saat Aldo terbangun di rumah pamannya, Marupa Saragih, di Dusun I Handayani, Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu. Ponsel yang sebelumnya disimpan raib, menimbulkan kerugian sekitar Rp1,7 juta termasuk hilangnya data-data penting pelajaran.

Pajar Saragih menilai peristiwa ini bukan sekadar pencurian biasa. Ia menyebut kasus serupa sering terjadi di wilayah itu dan belum terungkap. “Yang saya persoalkan adalah rasa aman warga yang dirampas. Pencurian seolah bebas, masyarakat hidup dalam ketidaknyamanan,” ujar Pajar.

Ia menduga rangkaian pencurian selama ini dilakukan pelaku yang sama dan menegaskan teknologi kepolisian semestinya memudahkan pelacakan perangkat elektronik. Pajar menekankan pentingnya keterbukaan dan sinergi antara pers dan aparat hukum untuk menjaga keadilan.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Riki Mazri, SH, MH memastikan kasus ditangani profesional sesuai prosedur hukum. “Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti. Tidak ada toleransi bagi pelaku pencurian,” tegasnya.

IPTU Riko menekankan sinergi antara kepolisian dan insan pers. “Kritik dan kontrol sosial adalah bagian demokrasi. Polsek Tapung Hulu berkomitmen bekerja transparan, profesional, dan berkeadilan demi menjaga kepercayaan publik,” jelasnya.

Kasus kehilangan ponsel ini kini dalam penanganan Polsek Tapung Hulu dan Polres Kampar, menjadi ujian keseriusan aparat dalam menanggapi keresahan warga. (Tri Wahyudi)