Revvo 89 Naik Lagi jadi Rp 11.600, ini Daftar Harga BBM di SPBU Vivo

Harga Revvo 89 terhitung sudah dua kali mengalami kenaikan. Awalnya, harga Revvo 89 dibanderol Rp 8.900 per liter.

Revvo 89 Naik Lagi jadi Rp 11.600, ini Daftar Harga BBM di SPBU Vivo

JawaPos.com – SPBU Vivo Energy Indonesia kembali melakukan penyesuaian harga BBM untuk produk bensin RON 89, Revvo 89, menjadi Rp 11.600 per liter dari sebelumnya Rp 10.900 per liter, mulai hari ini, Selasa (27/9). Sementara BBM Vivo jenis lainnya, masih dibanderol harga yang sama.

Harga Revvo 89 terhitung sudah dua kali mengalami kenaikan. Awalnya, harga Revvo 89 dibanderol Rp 8.900 per liter. Kemudian, naik pada Senin 5 September 2022 menjadi Rp 10.900 per liter.

Salah satu petugas SPBU Vivo di kawasan Jakarta Selatan mengatakan, Revvo 89 memang mengalami kenaikan sejak Senin, 26 September 2022 malam. “Iya, yang RON 89 naik jadi Rp 11.600 per liter. Sejak semalam,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (27/9).

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, harga baru BBM Vivo jenis Revvo 89 sudah diperbahui di plang-plang SPBU miliknya. Termasuk di kawasan Jakarta Timur.

Meskipun harganya naik, hingga pukul 21.00 WIB, SPBU Vivo masih ramai oleh antrean kendaraan roda dua. Bahkan, cenderung mengular hampir ke pintu masuk.

Berikut ini rincian harga BBM Vivo terbaru:

BBM Revvo 92: Rp 15.400 per liter
BBM Revvo 95: Rp 16.100 per liter
BBM Revvo 89: Rp 11.600 per liter

Sempat Diserbu saat Harga Lebih Murah

Sebelumnya, Revvo 89 menjadi primadona masyarakat setelah Presiden Jokowi memutuskan untuk menaikkan harga BBM subsidi jenis Pertalite, solar, dan Pertamax per 3 September 2022. Hal itu terlihat dari masyarakat yang menyerbu SPBU Vivo hingga membuat antrean mengular di berbagai lokasi.

Saat itu, masyarakat menyerbu SPBU Vivo karena masih menjual BBM Revvo 89 dengan harga Rp 8.900 atau lebih murah dibandingkan dengan Pertalite yang dibanderol seharga Rp10.000.

Kendati demikian, saat ini harga BBM milik Vivo mulai fluktuatif seiring dengan kebijakan pemerintah yang akan menghapus bahan bakar beroktan rendah dan kenaikan harga minyak mentah dunia. Kebijakan itu seperti diatur dalam Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) No. 85.K/HK.02/DJM/2022 tentang Standar dan Mutu BBM Jenis Bensin 88 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

Melalui keterangan tertulis, Vivo menyebut perusahaan bakal mematuhi kebijakan pemerintah dan telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghabiskan persediaan Revvo 89 pada akhir tahun ini. “Pemerintah telah memutuskan untuk menghapus penjualan BBM beroktan rendah pada tanggal 31 Desember 2022,” kata Manjemen Vivo dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis (8/9).

Sementara itu, harga minyak mentah dunia per hari ini terpantau naik. Mengutip Reuters, minyak mentah Brent naik USD 1,49, atau 1,8 persen, menjadi USD 85,55 per barel pada 1331 GMT. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 1,37, atau 1,8 persen menjadi USD 78,08.