TKA UPT SMPN 4 Siak Hulu Berjalan Bertahap, LCI Apresiasi Kepsek

TKA UPT SMPN 4 Siak Hulu Berjalan Bertahap, LCI Apresiasi Kepsek

Kanalvisual - Kampar - Riau | Ketua Umum dan Sekretaris Umum Ormas LCI melakukan kunjungan langsung ke UPT SMPN 4 Siak Hulu dalam rangka meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX, yang tengah berlangsung dalam beberapa gelombang, Jum'at (17/4/2026)

Kepala UPT SMPN 4 Siak Hulu, Mohamad Hujani, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di sekolah tersebut dibagi dalam empat gelombang dengan total empat sesi setiap pelaksanaan. Setiap sesi diikuti maksimal 25 peserta didik dalam dua ruang kelas, guna menjaga ketertiban dan efektivitas ujian.

Namun dalam pelaksanaannya, pihak sekolah menghadapi kendala teknis, khususnya pada sesi pertama yang hampir selalu mengalami gangguan server. Akibatnya, sejumlah peserta harus dijadwalkan ulang untuk mengikuti ujian pada bulan Mei mendatang.

Dari total 413 siswa yang telah mengikuti gladi bersih, tercatat sebanyak 285 siswa berhasil mengikuti TKA utama. Sementara itu, sisanya yang belum dapat mengikuti ujian akan diupayakan untuk mengikuti pelaksanaan susulan pada bulan Mei.

“Tentu ini menjadi perhatian kami, terutama terkait kendala server yang terjadi di sesi pertama. Namun kami tetap berupaya agar seluruh siswa mendapatkan haknya untuk mengikuti ujian,” ujar Mohamad Hujani.

Ia juga menjelaskan bahwa materi yang diujikan dalam TKA meliputi dua mata pelajaran utama, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia, sebagai bagian dari evaluasi capaian akademik siswa di tingkat akhir SMP.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum Ormas LCI, Sunggul Manalu menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur teknologi dalam pelaksanaan ujian berbasis sistem. Ia menilai kendala server tidak boleh dianggap hal sepele karena berdampak langsung pada psikologis dan kesiapan siswa.

“Kalau gangguan terus terjadi di sesi awal, ini harus menjadi evaluasi serius. Jangan sampai siswa yang sudah siap justru dirugikan karena faktor teknis,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Ormas LCI, Tri Wahyudi menekankan perlunya langkah antisipatif dari pihak terkait agar pelaksanaan susulan di bulan Mei dapat berjalan lebih optimal tanpa kendala serupa.

“Kami melihat ada upaya dari pihak sekolah untuk tetap bertanggung jawab. Tinggal bagaimana ke depan sistemnya diperkuat agar tidak terulang,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Ormas LCI dalam mengawal kualitas pelaksanaan pendidikan, khususnya dalam memastikan setiap proses evaluasi akademik berjalan adil, transparan, dan tidak merugikan peserta didik. (Red/kv/tw)

Sumber : Lembaga Cakra Indonesia (LCI) - Riau