Begal Wanita hingga Tak Sadarkan Diri, Dua Pelaku Ditembak Timah Panas Setelah Lacak HP Korban hingga Pekanbaru
kanalvisual.com - Tapung - Kampar ' Riau | Dua pelaku pencurian dengan tindak kekerasan atau begal berhasil diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Tapung setelah sempat melawan dan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan timah panas di kaki. Keduanya berinisial BU (28), warga Jalan Padat Karya, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru, dan RE (22), warga Jalan Toman Gang Mufakat, Kelurahan Muarafajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Aksi begal yang mereka lakukan telah membuat seorang perempuan paruh baya tak sadarkan diri di pinggir jalan, kehilangan motor, handphone, dan uang tunai, dengan total kerugian mencapai Rp25.000.000.
Peristiwa bermula pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 20.15 WIB, ketika korban berinisial Yunita (52), warga Perumahan PT. Rama-Rama Jaya, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, sedang melintasi Jalan Lintas Garuda Sakti Panam–Petapahan KM 37, Desa Petapahan. Para pelaku melancarkan aksinya hingga korban jatuh tak sadarkan diri di pinggir jalan. Anak korban, Emanuel Harefa (26), mendapat informasi bahwa ibunya ditemukan seorang diri dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir jalan tanpa barang-barang miliknya. Korban segera dibawa ke klinik untuk mendapatkan penanganan medis, sementara laporan resmi dilayangkan ke Polsek Tapung.
Barang-barang berharga milik korban yang berhasil dijarah pelaku mencakup sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi BM 2320 ZAY, tas hitam berisi handphone OPPO A5 Pro, dompet hitam berisi uang tunai Rp600.000, serta uang tunai sebesar Rp500.000 yang tersimpan di dalam case handphone. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp25.000.000 — angka yang tidak sedikit bagi seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan di tengah perjalanannya.
Penangkapan pelaku berlangsung dramatis. Pada Minggu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Tapung berhasil memperoleh hasil profiling dan analisa handphone korban. Kanit Reskrim AKP Rhino Handoyo langsung memerintahkan Ps. Panit Opsnal Polsek Tapung Aiptu Benny Reja bersama anggota untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman atas keberadaan handphone korban. Hasilnya mengejutkan — posisi handphone korban terlacak berada di wilayah Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Tim langsung bergerak ke lokasi tanpa menunggu lebih lama.
Saat dilakukan penangkapan, kedua pelaku tidak menyerah begitu saja — mereka sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun perlawanan itu berakhir dengan tembakan timah panas yang mengenai kaki keduanya. "Kedua pelaku sempat melawan dan akhirnya kita lumpuhkan," ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, S., melalui Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto. Setelah dilakukan interogasi, keduanya mengakui secara tegas bahwa mereka bersama-sama melakukan aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban.
Dari tangan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi BM 2320 ZAY dan handphone OPPO A5 Pro warna merah muda milik korban. Saat ini kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk diproses secara hukum lebih lanjut. Keberhasilan Polsek Tapung melacak pelaku hingga ke Pekanbaru melalui analisa digital handphone korban menjadi bukti bahwa di era teknologi, jejak kejahatan semakin sulit disembunyikan — dan aparat semakin terampil dalam memanfaatkan teknologi sebagai senjata untuk memburu para pelaku kejahatan. (Red/kv/tw)


