Gagalnya Proyek Drainase Diduga Karena Tak Sesuai Bestek, Masyarakat Minta Perbaikan Total

Gagalnya Proyek Drainase Diduga Karena Tak Sesuai Bestek, Masyarakat Minta Perbaikan Total

Kanalvisual.com - Bandar Lampung - Lambannya respon Dinas PU Kota Bandar Lampung dalam menindaklanjuti keluhan warga terkait Pembangunan Drainase di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, semakin membuat warga di sekitar geram. Masyarakat minta perbaikan total, karena menurut mereka, dengan Plat Deker yang dibangun tidak sesuai dengan spesifikasi akan menjadi bom waktu bagi pengguna kendaraan sehingga mengakibatkan kecelakaan. Seperti yang terlihat dengan kasat mata Mainhole (plat deker buka tutup) sebagian besar sudah patah dan sebagian merosot ke dalam, sebagian lagi sudah tampak agregatnya karena tergerus oleh air.

"Kami khwatir drainase yang ada jadi bom waktu bagi pengguna kendaraan dan mengakibatkan kecelakaan, karena penutup drainase tidak maksimal rawan amblas. Jadi kami berharap dinas terkait melakukan perbaikan total, bukan hanya mengganti atau menambal bagian yang patah saja," ucap warga setempat.

Sementara, menurut Konsultan Teknis LSM Pembinaan Rakyat Lampung ( PRL), Zubaidi. yang meninjau langsung Proyek Drainase di Jln Untung Suropati tersebut menduga kuat bahwa pembangunan drainase tidak sesuai bastek, karena plat deker dikerjakan manual. Dapat dipastikan volume agregat, sen, water cemen tidak sesui konsentrasi yang semestinya.

Menurutnya, sen (pasir) yang digunakan asalan tidak uji lumpur, plat deker diduga kuat tidak memenuhi mutu K250, serta besi anyam sebaris-sebaris yang semestinya harus doble, mainlole di beberapa titik patah. 

"Kuat dugaan rekanan memang melalaikan teknis pekerjaan, sen (pasir) yang digunakan asalan tidak uji lumpur, plat deker diduga kuat tidak memenuhi mutu K250 serta besi dianyam sebaris yang semestinya harus doble, mainlole patah, tidak hanya pelaksana yang dituntut bertanggung jawab, tapi patut kita pertanyakan fungsi konsultan teknis lapangan dan peran pengawasan dari dinas terkait," ucap Zubaidi.

Dari berita sebelumnya Jimy selaku Kontrakor Pelaksana yang dihubungi Awak Media melalui WhatsApp pada Jum'at (02/01/2026), alih-alih menyadari kalau pekerjaannya tidak maksimal, justru Ia menyalahkan warga masyarakat sekitar yang menurutnya tidak sabaran untuk lalu lalang.

"Iya itu udah diperbaiki lagi, tapi baru jadi,warga tetep gak mau nunggu kering. Mereka tetap aja bolak balik. Jadi itu udah opname ples PHO, diketahui Lurah, RT sama warga setempat, jadi bingung tindak lanjutnya gimana, kita rekanan dah maksimal, " kata Jimy.

Camat Labuhan Ratu Hendra Setiawan dikabarkan sudah meninjau langsung ke lokasi pada Minggu (04/01/2026), tapi sampai berita ini dimuat belum diperoleh keterangan resmi hasil peninjauan langsungnya.

Kepala Bidang Dinas PU Kota  Bandar Lampung, Irwan Setiawan yang dihubungi pada Senin (05/01/2025) untuk diminta tanggapannya agar berita dapat berimbang, sampai dengan berita ini dimuat, belum memberikan penjelasan. (Tim/sumber: Forum Wartawan Independen Nusantara.