Permasalahan di Puskesmas Pandau Jaya, Kadiskes Kampar Belum Bersikap
Kanalvisual.com – Kampar – Riau – Isu dugaan penyimpangan anggaran kembali mencuat di Puskesmas Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kepala Puskesmas (Kapus) Pandau Jaya, Eka Suyanti, disebut-sebut melakukan mark up pada anggaran Program Makanan Tambahan (PMT) dan obat-obatan tahun 2024–2025.
Pemberitaan mengenai hal ini sudah muncul sejak sebulan lalu dan ramai diangkat oleh sejumlah media. Namun hingga kini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar belum menunjukkan sikap tegas. Menurut keterangan S. Manalu, Pemimpin Redaksi media online Harimaupagi.com, pihaknya bersama rekan media sudah dua kali berupaya menemui Kadiskes Kampar, tetapi tidak berhasil bertemu.
“Kami sebenarnya akan melaporkan Kapus Pandau Jaya, Eka Suyanti, karena melakukan mark up anggaran PMT dan obat-obatan untuk masyarakat Desa Pandau dan Desa Tanah Merah. Kami juga sudah mewawancarai langsung yang bersangkutan,” ujar S. Manalu, Selasa (16/9/2025).

Di sisi lain, muncul polemik baru setelah nama seorang mantan staf Dinas Kesehatan Kampar berinisial H disebut-sebut sebagai sumber informasi. H menegaskan dirinya tidak pernah memberi keterangan kepada media terkait dugaan mark up tersebut.
“Ini harus diluruskan. Saya sudah malu di lingkungan Dinas Kesehatan. Mana ada saya sebagai narasumber. Waktu tim media datang ke kantor, saya hanya melayani kunjungan dengan baik, tapi tidak pernah membicarakan tentang Kapus Pandau Jaya,” jelas H melalui sambungan telepon WhatsApp.
Tim Garda yang merupakan gabungan beberapa media menyatakan akan tetap berupaya menemui Kadiskes Kampar. Mereka ingin memastikan bahwa inisial H bukanlah narasumber yang dimaksud. “Ini fitnah. Kami tidak pernah meminta H sebagai narasumber. Kami punya narasumber sendiri yang jelas dan terlindungi,” tegas S. Manalu.

Dalam penjelasannya, Manalu juga menyebut bahwa Eka Suyanti kerap beralasan sakit. Bahkan menurutnya, Kapus Pandau Jaya itu pernah mengeluh harga obat yang harus dibelinya terlalu mahal. Informasi lain yang diperoleh Tim Garda menyebutkan, Eka Suyanti jarang masuk kantor dan biasanya hanya hadir ketika ada pencairan dana atau urusan tertentu.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar belum memberikan keterangan resmi atas dugaan mark up maupun persoalan klarifikasi narasumber yang disebutkan Kapus Pandau Jaya. (Tim Garda)


