2 Warga Ditembak Oknum Petugas Pengaman Perkebunan. Motifnya Belum Diketahui

2 Warga Ditembak Oknum Petugas Pengaman Perkebunan. Motifnya Belum Diketahui

Kanalvisual.com - Rohil, Riau - Terjadi insiden Penembakan terhadap 2 (dua) orang warga yang diduga dilakukan oleh Oknum Petugas yang sedang bertugas sebagai Pengaman di Perkebunan. Informasi tersebut diterima Awak Media ini dari keluarga terdekat korban, melalui pesan chat WhatsApp sembari mengirim foto dan keterangan terkait dugaan penembakan tersebut. Minggu (16/06/2024).

Keterangan yang berhasil dihimpun, kejadian ini terjadi pada Sabtu (15/06/2024). Awalnya kedua korban sedang melintas di jalan Lintas Riau -Sumut, daerah perbatasan. Namun tiba-tiba dihadang oleh Oknum terduga Pelaku yang kemudian terjadi penembakan ke arah kaki dan lengan korban.

Belum diketahui pasti apa motif hingga terjadi Insiden penembakan tersebut, hingga saat ini keluar korban belum dapat dihubungi karena korban saat ini sedang menjalani tindakan operasi dan sedang dirawat di  RS Awal Bross Bagan Batu.

Korban yang mengalami luka tembak di kaki dan lengan belum diketahui apakah dilakukan dengan menggunakan peluru tajam atau tidak. Namun akibat kejadian tersebut, saat ini Korban bermarga Juntak mengalami satu luka tembak di lengan sebelah kanan dan sedang dirawat di rumah sakit.

Sementara satu orang teman korban bermarga Tompul, juga mengalami luka tembak di kaki sebelah kiri dua lobang dan kaki sebelah kanan dua lobang seperti foto yang diterima.

Dikonfirmasi, Humas RS Awal Bros Bagan Batu, dr Hety Yunita Claudia, membenarkan informasi tersebut.

"Benar, mohon maaf, Pasien dan keluarga tidak bersedia untuk dikunjungi," kata Tata, nama panggilan dr. Hety Yunita Claudia kepada awak media.

"Kami ngak bisa bilang insiden penembakan, kalau dari segi medisnya, namun ada pasien yang terkena trauma benda tajam," jawab Tata melalui pesan chat WhatsApp.

Sementara it, Plh. Manager Regional 1 Distrik Labuhan Batu  Kebun Sei Daun, Beni, saat dikonfirmasi terkait adanya insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh Anggota Pengamanan di perkebunan yang mengakibatkan 2 warga sipil terluka, mengatakan, bahwa dirinya bukan Plh lagi.

"Bang.. konfirmasi ke Manajemen Distrik Labuhan Batu 2 (1DL2).. , Saya tidak Plh bang.. sudah selesai tgl 14 Juni 2024. Trims," jawab Beni melalui pesan chat WhatsApp. (Jekson, S.H/Team).