Bimtek Laporan Pertanggung Jawaban DD Lamsel Untuk Kepentingan Siapa?
Oleh : Aminudin, S.P. Pegiat Media dan Pemerhati Pembangunan
Selasa 10 Desember 2024
Kanalvisual.com - Lampung Selatan - Melihat perkembangan yang ada di Lampung Selatan, dengan banyaknya keluhan Kepala Pemerintah Desa (Kepala Desa) pada minggu-minggu ini terkait serapan anggaran DD yang pada akhirnya tidak sesuai dengan rencana akibat intervensi Pemerintah Daerah untuk menyisipkan programnya, akhirnya menggiring Penulis memberi pandangan. .
Penomena yang terjadi di Pemerintah Lampung Selatan menjadi tidak seksi ketika program-program sisipan dari Pemerintah Daerah merampas anggaran Dana Desa yang semestinya dapat digunakan untuk hal-hal kongkrit untuk membangunan desa.
Saat ini,Inspektorat Lampung Selatan sedang merencanakan dan menjadwalkan pelaksanakan Bimtek terkait Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) DD yang menelan anggaran Rp. 5 juta per desa yang diambil dari anggaran Dana Desa, dipandang sangat berat bagi Kepala Desa.
Acara Bimtek yang dijadwalkan mulai tanggal 11 Desember 2024 tersebut, terkesan sangat dipaksakan dengan melihat akan terjadi transisi pemerintahan menjelang pergantian Kepala Pemerintahan Kabupaten (Bupati) Lampung Selatan terpilih hasil Pilkada tahun 2024.
Kegiatan Bimtek tersebut juga terkesan tidak efektif dan terkesan menghambur-hamburkan anggaran desa karena waktu pelaksanaannya dilaksakan selama beberapa hari dan dilaksanakan di salah satu Hotel di Bandar Lampung.
Bila niat pemerintah memang untuk kepentingan desa, semestinya pertimbangan Pemerintah Daerah Lampung Selatan sebagai penyelenggara, dapat melaksanakan Bimtek tersebut di Aula Kantor kecamatan atau Aula Desa atau Fasilitas Umum yang memadai di setiap kecamatan, sehingga dapat menekan biaya Bimtek tak terlalu besar.
Tapi bila pelaksanaanya tetap dilaksanakan di salah satu hotel, tentunya sangat wajar bila pihak Pemerintah Desa dan Publik mencurigai ada sesuatu yang direncanakan dan disusun oleh pihak penyelenggaran dan pihak tertentu, untuk mengeruk keuntungan dari kegiatan tersebut.
Perlu kita ketahui juga, bahwa desa yang ada di Lampung Selatan kurang lebih ada 256 desa. Biaya Bimtek yang ditentukan Rp. 5 juta per desa. Bila dijumlahkan kegiatan tersebut, menyerap anggaran mencapai Rp. 1,28 Milyar. (Red).


