Diduga Lakukan Hubungan Intim, Perawat dengan Pria Digrebek Warga di Klinik Desa Pekurun

Diduga Lakukan Hubungan Intim, Perawat dengan Pria Digrebek Warga di Klinik Desa Pekurun

Kanalvisual.com - Lampung Utara - Warga Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara menggerebek Perawat dan seorang Pria di sebuah Klinik tempatnya bekerja, Jum'at (28/04/2023) dini hari. Penggerebekan dilakukan lantaran Perawat dan seorang Pria yang bukan pasangan Suami Istri itu diduga berbuat mesum.

Saat digerebek, Perawat wanita berinisial NS dalam kondisi rambut acak-acakan dan keluar dari salah satu ruangan/kamar di klinik tempatnya bekerja. Sedangkan seorang laki-laki AS tetap berada di dalam ruangan/kamar.

Beruntung, Perawat dan seorang Pria AS itu hampir saja diamankan karena seorang pria tersebut diusir oleh salah satu Warga pas terjadinya cek-cok mulut dengan Kepala Klinik.

Detik-detik penggerebekan yang dilakukan Warga terhadap Perawat dan pria diduga berbuat mesum di klinik, yang meresahkan Warga setempat. 

Dalam pengerebekan itu, terlihat perawat NS tersebut rambut acak-acakan keluar dari ruangan. Sedangkan seorang Pria AS asal Bandar Lampung yang bukan pasangan suami istri bersembunyi di dalam ruangan yang diduga dijadikan tempat berbuat mesum.

Kepala Klinik Eko mengatakan, ada apa ini dengan nada bicara keras. "Saya bisa menuntut masuk ke klinik tanpa seizin saya," ucap Kepala Klinik saat itu.  

Masih kata Eko kepada Warga, "ya sudah gak usah disebar luaskan kejadian ini sambil tangannya menarik tangan salah satu Warga".

Di tempat yang sama salah seorang Warga berinisial KW,menerangkan, Mereka tidak terima atas perbuatan perawat yang sedang menjalankan tugas malah menyembunyikan laki-laki di klinik ini, karena mereka bukan sepasang suami isteri dan sangat mencemarkan nama baik kampung mereka.

"Seorang perawat sedang bertugas malam ditemani seorang laki-laki. Namun bukannya menjalankan tugas Nakes, justru diduga asyik memadu kasih," kata warga berinisial KW. (Adung/red).

Sementara, sampai berita ini diterbitkan Kepala Klinik Desa Pekurun dan Kepala Desa Pekurun beserta Tokoh Masyarakat belum dapat dikonfirmasi. (Adung/red).