25 KPM Terima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa BLT-DD di Pekon Manggarai

25 KPM Terima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa BLT-DD di Pekon Manggarai

Kanalvisul.com - Lampung Barat - Pemerintah Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam, salurkan program pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 1, kepada 25 Keluarga Penerima Manfa'at (KPM) acara diselenggarakan di Kantor Balai Pekon Manggarai pada, Jum'at (19/04/2024).

Program ini bertujuan dalam rangka membantu warga yang tidak mampu dan mendukung program pemerintah pusat dalam penghapusan kemiskinan ekstrem yang terdampak ekonomi yang dirasakan warga saat ini.

Pj. Peratin Pekon Manggarai, Dadang Kurniawan, S.E, M.M menyampaikan, program BLT-DD tahun 2024 ini disalurkan kepada 25 Keluarga Penerima Manfa'at (KPM) sebesar Rp. 300.000 per bulan, maka Keluarga Penerima Manfa'at di tahap 1 ini, penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) selama 4 bulan terhitung dari bulan. Januari Pebruari, Maret dan April.

Hal tersebut berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pekon, tentang penerima BLT-DD dalam ragka pengetasan kemiskinan exstrem untuk tahun 2024 ini.

Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi Keluarga Penerima Manfa'at di Pekon Mangggarai ini. ujar Dadang Kurniawan.

Lanjutnya, pembagian BLT Dana Desa tahun 2024 ini dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian Masyarakat, Khususnya keluarga miskin yang bedomisili di Pekon Manggarai.

“Kami selaku pemerintah pekon berharap, bantuan ini dapat digunakan dengan bijak oleh Keluarga Penerima Manfa'at untuk kebutuhan yang sangat penting,” tambahnya.

Salah Seorang Masyarakat, saat di kompirmasi oleh awak media ini, mengatakan, ucapan banyak terima kasih kepada Pemerintah Pekon Manggarai yang telah menyalurkan bantuan ini.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga kami, apalagi pada saat sekarang ini, kebutuhan bahan pokok sangat mahal dan bantuan tersebut akan kami pergunakan untuk kebutuhan yang sangat penting sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, mengingat musim kopi masih lama,” tutupnya salah Seorang warga. (Adung).