Perpisahan Murid Kelas XII SMAN 3 Siak Hulu Tanpa Pungutan
Kanalvisual.com – Kampar, Riau - Di tengah polemik yang sempat mencuat soal iuran perpisahan, SMAN 3 Siak Hulu, Kab. Kampar, Riau, akhirnya memilih melepas Siswa/i kelas 12 dengan cara sederhana namun bermakna.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (21/04/2025) di halaman sekolah itu hanya diisi dengan momen salam-salaman antara Guru dan Siswa/i. Tak ada panggung, tenda, ataupun pesta. Hanya sapaan hangat dan ucapan terima kasih sebagai tanda berakhirnya masa pendidikan di jenjang SMA.
Kepala Sekolah SMAN 3 Siak Hulu, Agus Sutiyono, S.H., saat ditemui Awak Media menegaskan, bahwa keputusan ini sejalan dengan surat edaran dari Gubernur Riau dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III. Arahan tersebut juga diperkuat dalam rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Kampar yang digelar beberapa hari setelahnya.

“Kami hanya fasilitasi pertemuan sederhana di lingkungan sekolah. Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun. Ini bentuk komitmen kami mematuhi aturan yang berlaku,” ujarnya.
Sebelumnya, sempat muncul kesepakatan antara Wali Murid dan Komite untuk menggelar perpisahan dengan iuran Rp. 300 ribu per siswa. Namun, karena belum terlaksana dan belum ada penggunaan dana, pihak sekolah meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada siswa. Tercatat ada 84 Siswa/i yang sudah menyetor iuran.
“Pengembalian sedang diproses. Kami juga minta Humas Sekolah aktif berkoordinasi dengan Komite agar semua berjalan transparan,” tambah Agus.

Meski tak dirayakan secara meriah, pelepasan Siswa/i tetap berlangsung penuh makna. Derai haru dan tawa menyatu dalam pelukan terakhir antara Guru dan Murid. Acara juga dihadiri oleh para Wali Kelas, Staf Sekolah, serta para Murid tentunya.
Keputusan sekolah ini mendapat apresiasi dari sejumlah Pemerhati Pendidikan dan Warga.

“Ini langkah bijak. Sekolah tidak melarang kebersamaan, hanya menghindari kegiatan yang bisa menimbulkan kesan paksaan,” ujar salah seorang Tokoh Masyarakat di Siak Hulu.
Dengan momen salam-salaman ini, SMAN 3 Siak Hulu membuktikan bahwa nilai kebersamaan tak harus diukur dari besarnya biaya, tetapi dari ketulusan untuk saling menghargai dan melepas dengan bangga. (Tri Wahyudi).


