Warga Binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung Produksi Semir Ban Premium di Bengkel Kerja
Kanalvisual.com – Bandar Lampung – Lampung | Produktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung kembali terlihat melalui kegiatan kemandirian di Bengkel Kerja. Pada Sabtu 24 Januari 2026, para warga binaan memanfaatkan waktu akhir pekan dengan memproduksi semir ban berkualitas premium hasil racikan sendiri.
Berbekal keterampilan dari pelatihan kemandirian yang diberikan pihak lapas, warga binaan mampu meramu formula semir ban dengan takaran yang tepat. Produk tersebut diklaim mampu memberikan efek hitam mengkilap yang tahan lama sekaligus menjaga elastisitas karet ban agar tidak mudah getas.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian di dalam lapas bersifat aplikatif dan memiliki nilai ekonomi. Selain meningkatkan keterampilan, aktivitas tersebut juga menumbuhkan semangat kerja dan rasa percaya diri warga binaan.
Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Bandar Lampung, Medi Oktafiansyah, menyampaikan bahwa seluruh proses produksi dilakukan langsung oleh warga binaan, mulai dari peracikan hingga pengemasan.

“Ini murni hasil karya tangan warga binaan. Mereka meracik sendiri dengan komposisi yang pas, sehingga hasilnya bisa membuat ban motor maupun mobil terlihat kinclong seperti baru. Kualitasnya berani diadu dengan produk pasaran,” ujar Medi.
Selain kualitas, produk semir ban ini juga ditawarkan dengan harga terjangkau, sehingga dapat bersaing di pasar dan menjangkau berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha cuci kendaraan.

Produk semir ban hasil karya warga binaan ini dipasarkan secara terbuka dan dapat dipesan melalui akun Instagram resmi @giatjalapasbl, sebagai bagian dari upaya promosi hasil kegiatan kerja lapas kepada masyarakat luas.
Pihak Lapas Kelas I Bandar Lampung berharap, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk bernilai jual, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat, sekaligus wujud nyata bahwa pembinaan pemasyarakatan mampu memberi manfaat sosial dan ekonomi. (Redaksi)


