Diduga Arogan Terhadap Wartawan, Oknum Lurah di Sidorame Timur Dilaporkan ke Polda Sumut
Kanalvisual.com - Medan, Sumut - Dugaan Kriminalisasi Pers kembi terjadi. Kali ini dialami oleh salah seorang Wartawan di Medan, Sumatera Utara.
Perlakuan tak pantas diduga dilakukan oleh Oknum Lurah Sidorame Timur Kecamatan Medan Perjuangan terhadap Hamdani Daulay (40), Wartawan media online Daily Investigasi yang sedang melakukan liputan mediasi warga Jalan Perjuangan Gang Tunggal dan Gang Selindit Lingkungan IX di Kantor Lurah Sidorame Timur, Jalan Pelita I Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (13/03/2024) sekira pukul 11.00 WIB.
Sikap arogansi Oknum Lurah tersebut dengan melakukan perampasan Kartu Wartawan dari kantong baju dan meminta paksa hand phone android wartawan untuk menghapus data hasil liputan
Oknum Lurah (DE) melakukan pelarangan terhadap Hamdani, untuk keluar dari ruangan Lurah. Sebelum Hamdani menghapus data hasil liputan, sembari menghempaskan tangannya dengan keras ke meja dan melontarkan kata-kata kasar bernada tinggi, DE juga menunjukkan sikap kasar sambil menghempaskan barang barang ke arah Hamdani di hadapan Warga dan Babinsa.
“Saya bersama Warga dan Babinsa berada di dalam ruangan Lurah. Saat saya melakukan konfirmasi kronologis kunjungan warga ke Kantor Lurah, DE (Lurah-red) diduga tidak merasa nyaman dengan beberapa pertanyaan yang saya ajukan”, ucap Hamdani saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (16/03/2024)
Lanjut Hamdani, DE marah dan emosi terhadap dirinya sambil merampas langsung Hand Phone (HP) dan kartu wartawan yang berada di kantongnya.
"HP bisa saya selamatkan, kartu wartawan saya berhasil dirampas DE,” jelasn Hamdani.
“Ya memang benar Lurah DE merampas langsung kartu wartawan Hamdani dari kantongnya”, ucap Syahputra Manulang, salah seorang warga yang melihat kejadian di ruangan Lurah Sidorame Timur.
Saat dikonfirmasi Awak Media melalui pesan chat dan telepon WhatsApp kepada Camat Medan Perjuangan terkait dugaan sikap arogan oknum Lurah tersebut, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan.
"Lurah Sidorame Timur tidak layak menjadi seorang Tokoh/Figur karena tidak menunjukkan sikap dan etika baik terhadap wartawan. Apa yang dilakukan Lurah ini kiranya mendapat tindakan tegas dari Walikota Medan, Bobby Afif Nasution," tutup Hamdani. (Tim.Ek).


