Proyek Tak Bertuan Kembali Terjadi di Lampung Barat, Tepatnya di Kecamatan Kebun Tebu
Kanalvisual.com - Lampung Barat - Minimnya Pengawasan dari pihak terkait terhadap proyek pembangunan irigasi di Kecamatan Kebun Tebu mendapatkan respon tidak baik dari warga sekitar, 14 Februari 2026.
Proyek irigasi primer tak bertuan di Kecamatan Kebun Tebu diduga syarat akan ketimpangan, pasalnya proyek tersebut baru selesai dikerjakan pada, Jumat 14 Februari 2026 sudah terlihat retakan di beberapa titik.
Proyek pembangunan irigasi dikerjakan asal jadi tanpa mengedepankan spesifikasi mutu dan kualitas. Sehingga, baru selesai dikerjakan sudah terlihat retakan-retakan di beberapa bagian, siapa yang bertanggungjawab atas kelalaian proyek tersebut???!!.
Timbul kecurigaan dari warga sekitar, terkait pembangunan proyek irigasi yang tak bertuan alias siluman. Karena tanpa adanya papan informasi yang dipasang di lokasi pembangunan tersebut. Sehingga masyarakat sekitar tidak dapat mengawasi sepenuhnya pada pembangunan tersebut.
Tim Media Kanalvisual.com pun menelusuri terkait proyek irigasi primer tersebut, berdasarkan hasil konfirmasi dengan warga sekitar. Ternyata proyek irigasi tersebut adalah milik PT. Brantas.
Seorang warga yang gak mau identitasnya di sebutkan mengatakan, ia memang benar proyek tersebut baru selesai dikerjakan kemaren, kalaupun ada beberapa bagian yang mengalami retakan saya juga bingung, mungkin proyek irigasi ini cara pengerjaan asal jadi tanpa mengedapankan kualitas, sehingga terjadi kerusakan di beberapa titik pembangunan tersebut.
Ia juga menjelaskan, yang lebih parah lagi saat pengerjaan lantai, dari panjang kurang lebih 179 Meter hanya menghabiskan semen 7 Zak dan tanpa menggunakan batu split. Pokoknya ini proyek terparah yang saya tahu, padahal ada dari pihak PT. Brantas yang mengawasi proyek irigasi tersebut. tutupnya. (Adung).
(Bersambung)


