Diduga Disalahgunakan, BBM Bersubsidi Dikeruk Berjamaah di SPBU Tasikmadu Karanganyar
Kanalvisual.com - Karanganyar - Solo Raya - Praktik dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Karanganyar. Kali ini, aktivitas tersebut terpantau terjadi di SPBU wilayah barat Pabrik Gula Tasikmadu, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, dengan modus pengisian berulang menggunakan sepeda motor jenis Thunder.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya terdapat lima unit sepeda motor yang diduga digunakan secara bergantian untuk membeli BBM bersubsidi jenis tertentu dalam jumlah tidak wajar. Pola ini diduga kuat dilakukan secara terorganisir, dengan tujuan mengumpulkan BBM subsidi untuk kepentingan di luar peruntukannya.

Ketua Umum Lembaga Penyelamat Aset dan Anggaran Republik Indonesia (LAPAAN-RI), BRM Kusumo Putro, S.H., M.H., menegaskan bahwa praktik semacam ini tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi merugikan keuangan negara dan masyarakat kecil yang berhak atas BBM bersubsidi.
“BBM bersubsidi itu hak rakyat kecil. Kalau ada yang mengeruk dengan modus kendaraan bergantian, apalagi terindikasi terorganisir, maka itu sudah masuk ranah pelanggaran serius,” tegas Kusumo Putro saat dimintai tanggapan.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal LAPAAN-RI, Wisnu Tri Pamungkas, S.H., menilai lemahnya pengawasan di lapangan menjadi celah yang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku. Ia mendorong aparat penegak hukum dan pihak Pertamina untuk segera turun tangan.
“Modus motor Thunder ini bukan hal baru. Justru karena sudah berulang, seharusnya mudah dideteksi. Kami mendorong aparat dan pengelola SPBU untuk tidak tutup mata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Investigasi Solo Raya LAPAAN-RI, Joni Sudigdo, menyatakan pihaknya akan mendalami temuan tersebut dan tidak menutup kemungkinan melaporkannya secara resmi apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum yang cukup.

“Kami sedang mengumpulkan data dan keterangan tambahan. Jika indikasinya kuat, tentu akan kami dorong ke jalur hukum agar ada efek jera,” kata Joni.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun aparat setempat terkait dugaan aktivitas tersebut. LAPAAN-RI meminta aparat terkait segera melakukan pengecekan lapangan dan menindak tegas jika terbukti terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi. (Redaksi)
Sumber : LSM LAPAAN - RI


